Breaking News

YARA Sesalkan Polisi Tak Tahan Tersangka Penganiayaan Guru Kontrak di Subulussalam

YARA Sesalkan Polisi Tak Tahan Tersangka Penganiayaan Guru Kontrak di Subulussalam

SUBULUSSALAM, METROPOLIS.id | Yayasan Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kota Subulussalam menyoroti keputusan Kepolisian Sektor (Polsek) Sultan Daulat tidak menahan tersangka penganiyaan guru kontrak di SDN Jambi Baru beberapa waktu lalu.

Tersangka Siti Nurhaliza alias Mak Puspa hanya dikenai wajib lapor 3 x dalam seminggu ke Mapolsek Sultan Daulat.

"Seharusnya pihak kepolisian harus melakukan penahanan terhadap tersangka, apalagi tersangka tersebut sempat mangkir ketika kepolisian melakukan pemanggilan," kata Ketua YARA Kota Subulussalam, Edi Sahputra Bako, S.Sos, saat mendatangi rumah korban bersama sejumlah pengurus lainnya, Rabu (27/11/2019).

Karena itu, pihaknya berharap penegak hukum harus berlaku adil kepada setiap warga negara. Menurutnya, pelaku seharusnya tidak dilepaskan karena sudah mengakui perbuatanya.

Dikatakannya, Perwakilan YARA Subulussalam memastikan akan mendampingi kasus penganiyaan guru kontrak tersebut sampai kemeja hijau serta memberikan bantuan secara hukum.

Kemarin terang Edi, Rahma beserta keluarga sudah mendatangi kantor YARA untuk meminta bantuan dan pendampingan hukum

"Kita sudah menerima surat kuasa dari Rahma," terang Edi Sahputra di dampingi Alim Bako dan Yunadi.

Selain itu, Edi mengatakan, Kamis besok 27 November 2019, pihak YARA bersama Kepala SDN Jambi Baru, Dekaminsan,S.Pd akan membuat laporan baru di Mapolsek setempat terkait perkataan yang dilontarkan tersangka saat berada di lingkungan sekolah.

BacaUsai Diperiksa Polisi, Pelaku Penganiaayaan Guru Kontrak di Subulussalam Jadi Tersangka

"Pihak sekolah merasa tidak senang terhadap perkataan yang dikeluarkan oleh SN saat berada di sekolah," kata Edi Sahputra.

Kepala SDN Jambi Baru, Dekaminsan,S.Pd membenarkan pihaknya akan melaporkan SN kepada Polsek Sultan Daulat. Dia bersama unsur guru yang ada di sekolah merasa dihina oleh SN.

"Kita akan melaporkan secara hukum dengan delik pencemaran nama baik sekolah dan unsur lainnya,"

Sementara itu, informasi dihimpun media ini, suami Siti Nurhaliza (SN) diketahui kemarin telah membuat laporan ke lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Subulussalam.

Rubrik:Subulussalam