YARA Desak Tim Gugus Lakukan Rapid Test Warga yang Pulang ke Aceh Barat

YARA Desak Tim Gugus Lakukan Rapid Test Warga yang Pulang ke Aceh Barat

MEULABOH, METROPOLIS.id | Yayasan advokasi rakyat aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat mendesak tim gugus percepatan penanganan coronavirus disease melakukan rapid test bagi warga perantau yang pulang ke Aceh Barat jelang hari raya Idul Fitri 1441 H.

"Rapid test sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 di Aceh Barat. Bukan tidak mungkin mereka yang baru tiba dari luar daerah terpapar covid-19. Apalagi mereka yang berasal dari wilayah zona merah," kata Ketua YARA, Hamdani, Jumat (22/5/2020).

Kerena, kata Hamdani, mereka yang pulang jelang lebaran masa karantina tidak mencapai 14 hari sebagaimana protokol kesehatan. Bahkan mungkin ada yang pemudik yang melakukan karantina mandiri.

"Jika dilihat dalam waktu hampir sepekan ini Meulaboh penuh sesak. Bahkan jalan Kota Meulaboh mulai macet. Pusat pusat pembelanjaan mulai rame dikunjungi. Tidak menutup kemungkinan mereka yang berasal dari zona merah juga ikut berkerumun di berbagai pusat pembelanjjaan di Meulaboh" kata Hamdani.

Sebagaimana diketahuai mereka yang terpapar itu tidak menunjukkan gejala. Ini sangat berbahaya dari pada mereka yg pulang dari luar daerah yang berasal dari zona merah menunjukkan gejala terpapar covid -19.

Jika ini tidak dilakukan dalam 2 hari ini, sambungnya, dikhawatirkan warga Aceh Barat bisa secara keseluruhan terpapar virus corona.

"Saya khawatir tim gugus covid-19 Aceh Barat terkesan tidak serius dalam mencegahan dan memutus mata rantai covid-19. Karena di daerah lain warga yang tiba dari perantauan dilakukan rapid test namun di Aceh Barat belum pernah melakukannya hingga kini terhadap warga yang pulang atau tiba di Aceh Barat," katanya.

"Menurut saya jika hanya mengukur suhu tubuh kini tidak bisa dijadikan patokan lagi, mengingat ada yang terpapar namun tidak menunjukkan gejala dari suhu tubuh" imbuhnya.

Rubrik:Aceh Barat
PT SBA