Usai Tebas Kepala Ayah Kandung Hingga Meninggal Dunia, Pemuda Gangguan Jiwa di Aceh Tamiang Coba Bunuh Diri

Usai Tebas Kepala Ayah Kandung Hingga Meninggal Dunia, Pemuda Gangguan Jiwa di Aceh Tamiang Coba Bunuh Diri
Pelaku TMA dirawat di RSUD Aceh Tamian.(Foto: IST)

metropolis.id Seorang warga Kampung Tanjung Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, T Mul (44), meninggal dunia akibat sabetan parang, Jumat (7/5/2021).

Pelaku berinisial TMA (24), tak lain merupakan anak kandung korban yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Kapolres melalui Kapolsek Kejuruan Muda, Ipda Yose Ruzaldi mengatakan, akibat peristiwa ini, korban T Mul mengalami luka robek parah di bagian kepala serta leher dan terpaksa di larikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawa T Mul tidak dapat tertolong akibat kehabisan darah karena luka bacok yang dialaminya. 

"Usai membacok sang ayah, pelaku TMA mencoba melakukan percobaan bunuh diri dengan menggorok lehernya sendiri dengan parang yang digunakannya untuk menebas ayahnya," kata Ipda Yose Ruzaldi.

Dari hasil keterangan para saksi, anak kandung T Mul juga diketahui selama ini mengalami gangguan jiwa dan pernah di rawat di RSUZA Banda Aceh di tahun 2020 lalu.

Insiden berdarah tersebut, Yose mengungkapkan, terjadi sekitar pukul 12.40 WIB. Saat itu, adik pelaku yang bernama Rapli Pirmansyah (16) mendengar keributan antara TMA yang merupakan abang kandungnya dengan sang ayah dari dalam kamar TMA. 

Mendengar keributan tersebut, Rapli langsung membuka pintu kamar. Setelah pintu terbuka, alangkah terkejutnya Rapli ketika melihat ayahnya sudah berlumuran darah, dengan luka bacok di bagian kepala dan leher. 

"Sontak ia pun langsung berlari keluar sembari berteriak meminta pertolongan dari para tetangga," katanya. 

Tetangganya, Syafrizal (34) yang mendengar teriakan Rapli langsung berlari mendatangi rumahnya bersama warga lainnya untuk memberikan pertolongan. 

"Setelah masuk ke dalam kamar, Safrizal melihat pelaku atau TMA sudah berlumuran darah dengan luka robek di leher dengan posisi berdiri," katanya. 

Tanpa melihat kondisi T Mul yang saat itu juga dalam kondisi terluka parah di dalam kamar itu, Syafrizal langsung menghubungi pihak Puskesmas Kejuruan Muda untuk memberikan pertolongan terhadap TMA. 

Sementara, kata Yose, warga lainnya menghubungi anggota Polsek Kejuruan Muda, dan sebagian lainnya membantu mengevakuasi T Mul dan membawanya ke RSUD Aceh Tamiang. 

"Saat ini, pihak RSUD Aceh Tamiang sudah menyerahkan jasad T Mul ke pihak keluarga guna dilakukan proses pemakaman. Sementara, anaknya TMA masih di rawat intensif di RSUD Aceh Tamiang," kata Yose.

Yose menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti apa penyebab serta motif TMA tega melakukan perbuatan tersebut kepada ayah kandungnya.

"Untuk saat ini, masih sedang dilakukan penyelidikan. Termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi serta keluarga," ujarnya. 

Hut pijay