Terkait Dugaan Korupsi Sapi, Kejari Agara Periksa Sejumlah Pejabat Distan

Terkait Dugaan Korupsi Sapi, Kejari Agara Periksa Sejumlah Pejabat Distan
Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara.

KUTACANE, metropolis.id Sejumlah pejabat pelaksana kegiatan pengadaan sapi betina (Brahman Croos) di Dinas Pertanian (Distan) Aceh Tenggara (Agara), diduga diperiksa oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. 

"Pemeriksaan tersebut viral di media sosial dan menjadi topik hangat perbincangan masyarakat dan kalangan aktivis," kata seorang warga, Kasirin Sekedang kepada metropolis.id, Senin (22/2/2021). 

Kata dia, ada beberapa oknum pejabat yang dipanggil pihak Kejari guna diperiksa atas persoalan dugaan korupsi pengadaan Sapi Brahman Croos pada 2020 lalu. 

Oknum yang dipanggil, yakni mantan kepala dinas Pertanian inisial AB, Kabid Peternakan, SF dan PPTK, AY. Semua terkait dengan pengadaan Sapi Brahman Croos yang tidak sesuai spesifikasi dan standar harga. 

"Pengadaan sapi itu diduga tidak sesuai harga standar nasional Indonesia (SNI) dan dimarkup oleh pelaksana kegiatan tersebut," jelasnya. 

"Harga sapi itu mencapai Rp22 juta per ekor. Sedangkan sapi tersebut diduga bukan jenis Brahman Croos, tetapi hanya sapi peranakan Ongle (Brahman PO)," tutup Kasirin. 

Sesuai Surat Kejaksaan Nomor: B-610/1.1.20/1 a 1/20/2021 perihal meminta keterangan yang ditujukan kepada Dinas Pertanian (Peternakan) Agara pada 15 Februari 2021 untuk menghadap pada tanggal 18 Februari 2021 kepada Kasi Pidsus Kejari Agara, Edwardo dan Arief Qudni Nastion. 

Hingga berita ini diunggah, metropolis.id belum mendapat keterangan resmi dari Kasi Pidsus Kejari Agara, Edwardo terkait surat tersebut. Dihubungi melalui WhatsApp tidak membalas.

Rubrik:Aceh Tenggara