Tebing Sungai Ambruk, Desa di Aceh Tamiang ini "Menanti Bencana"

Tebing Sungai Ambruk, Desa di Aceh Tamiang ini "Menanti Bencana"
Salah satu titik tebing sungai yang ambruk di Kampung Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. (METROPOLIS.ID/ZULFITRA)

KUALA SIMPANG, metropolis.id Tebing sungai yang berada di Kampung Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, ambruk akibat tergerus air sungai.

Datok Penghulu (Kades-red) Desa Rantau Pakam, Ruslan mengatakan, kondisi ini sudah terjadi sejak tiga bulan lalu akibat debit air yang cukup tinggi menyusul tingginya intensitas hujan di wilayah itu.

"Saat ini tebing sungai itu semakin parah," kata Ruslan kepada metropolis.id, Minggu, (10/1/2021).

Kondisi seperti ini perlu segera dilakukan tindakan antisipasi, sebab jika dibiarkan bukan tidak mungkin satu Kecamatan Bendahara akan tenggelam.

Salah satu titik tebing sungai yang ambruk di Kampung Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. (METROPOLIS.ID/ZULFITRA)

"Upaya tindakan antisipasi sudah kami lakukan, dengan melakukan penimbunan tebing sungai secara swadaya," katanya.

Namun, Ia mengaku, kondisi itu kemungkinan tidak akan bertahan lama, jika melihat situasi dan kondisi saat ini.

"Untuk itu kami berharap segera ada tindakan antisipasi dari pemerintah," ujarnya.

Ruslan menambahkan, di Desa Rantau Pakam ada tiga titik tebing sungai sepanjang kurang lebih 400 meter ambruk dan mulai tergerus air sungai, dan harus segera dibenahi.

Ruslan mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dan melaporkan kondisi ini ke pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, dengan harapan agar tebing sungai ini dapat segera dilakukan tindakan darurat.

Rubrik:Aceh Tamiang
Iklan bireuen