Susun RKPD Tahun 2021, Kecamatan Arongan Lambalek Gelar Musrenbang

Susun RKPD Tahun 2021, Kecamatan Arongan Lambalek Gelar Musrenbang
Kecamatan Arongan Lambalek Gelar Musrenbang.(Foto: IST)

MEULABOH, METROPOLIS.id | Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), di aula Kantor Camat setempat, Rabu (12/2/2020). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat, H. Ramli MS.

Bupati Aceh Barat H Ramli MS dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Musrenbang ini murupakan sarana strategis dalam menyusun program pembangunan daerah.

Untuk itu, Bupati Ramli menekankan pentingnya ketersediaan data dalam pelaksanaan Musrenbang, sehingga para pemangku kepentingan dapat menginventarisir kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Arongan Lambalek.

“Saya meminta perangkat desa untuk menyiapkan data-data yang akurat mengenai pertanian, perkebunan, pendidikan dan pesantren. Sehingga tidak salah dalam mengambil kebijakan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ramli juga menekankan kepada Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Aceh Barat untuk lebih hati -hati dalam menentukan calon penerima manfaat Rumah Dhuafa.

"Kadis akan saya copot dari jabatannya bila diketahui rumah dhuafa tersebut dimiliki oleh orang yg tidak berhak," tegasnya.

Tahun lalu, kata dia, Pemerintah Aceh barat telah menyalurkan puluhan unit hand tractor di Kecamatan Arongan Lambalek. Bupati berharap bantuan itu digunakan sesuai dengan kebutuhan bukan untuk d gudangkan atau bahkan untuk dijual.

“Bila hal ini terjadi, pemerintah akan meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus-kasus yang merugikan gampong,” katanya.

Bupati juga mengingatkan kepada seluruh peserta dan SKPK yang hadir agar serius dan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan Pokja yang dibentuk. Dalam waktu dekat, kata Ramli, Ia akan turun langsung ke gampong-gampong untuk melihat dan memantau pembangunan secara langsung.

“Diharapkan para geuchik dan camat agar mempersiapkan semua data-data yang dibutuhkan, baik data pembangunan maupun data fakir miskin,” katanya.

Mengenai kegiatan agama, bupati memberikan ruang yang cukup luas bagi pimpinan pesantren dan ulama Aceh Barat agar lebih leluasa menerapkan syariat sesuai dengan ahlusunah waljamaah, begitupun dengan kebutuhan anggaran.

Pada kesempatan itu, peserta Musrenbang yang hadir meminta agar Pemerintah Aceh Barat segera menyelesaikan rehab jembatan, pembangunan jalan dan sanitasi.

Rubrik:Daerah