Soal TKA Cina ke Abdya, Ini Kata Bupati Akmal

Soal TKA Cina ke Abdya, Ini Kata Bupati Akmal
Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim (Foto: IST)

 Metropolis.id Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim mengatakan, tidak ada kaitan petugas Covid-19 kabupaten/kota dengan kehadiran Tenaga kerja Asing (TKA) asal Cina di Kecamatan Babahrot, kabupaten setempat.

Sebab, izin masuk mereka (TKA-red) dikeluarkan oleh instansi vertikal imigrasi, bukan dari Satgas Covid-19.

Hal ini diutarakan Bupati Akmal pasca adanya anggota DPRK Abdya yang minta Satgas Covid-19 Abdya dibubarkan menyusul masuknya TKA Cina berapa waktu lalu di Kecamatan Babahrot.

"Apa kaitan antara Satgas Covid dengan tenaga kerja asing, sedangkan izin masuk mereka itu dari instansi vertikal, imigrasi. Pengawasan orang asing itu tugas polisi, nah terus tugas tim covid apa," kata Bupati Akmal, Jumat (4/6/2021).

Ketika ada TKA asing masuk ke satu kabupaten/kota, kata dia, peran Tim Covid adalah melakukan pemeriksaan apa mereka membawa virus corona atau bersih.

"Saya cek sama tim covid sudah mereka lakukan tugasnya itu," ujarnya.

Sementara terkait permintaan anggota DPRK yang minta Tim Covid dibubarkan, Bupati Akmal akan melihat aturan dulu.

“Jika boleh maka nanti akan dibubarkan. Ini untuk menghormati usul dewan,” katanya.

“Untuk sementara atau selagi pihaknya melihat aturan, silahkan hubungi imigrasi dan Polres Abdya. Di imigrasi tanya kenapa mereka kasih izin masuk dan ke polres tanya bagaimana pengawasan mereka,” tambahnya.

Hut pijay