Lebaran SBA

Selama Ramadhan, Polisi Ungkap 6 Kasus Narkoba di Aceh Utara

Selama Ramadhan, Polisi Ungkap 6 Kasus Narkoba di Aceh Utara
Ilustrasi net

metropolis.id Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara mengkungkap enam kasus penyalahgunaan narkoba selama bulan Ramadhan.

Dari enam kasus itu, polisi menangkap delapan tersangka dengan barang bukti ganja dan sabu- sabu.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasatres Narkoba Iptu Samsul Bahri di Lhoksukon, Kamis malam, menegaskan penangkapan 8 orang tersangka merupakan komitmen pihaknya dalam memberantas narkoba di wilayah hukum Polres Aceh Utara.

Keenam kasus yang diungkapkan Satres Narkoba Polres Aceh Utara tersebut, kata dia, terhitung hari pertama Ramadhan hingga 15 hari memasuki bulan suci ini.

Dipaparkan pengungkapan pertama terjadi pada Selasa (13/4), lokasinya di Kecamatan Lhoksukon. Seorang pria berinisial DS (26) diciduk dalam kasus ini. Polisi menemukan sabu 1 paket seberat 0,32 gram dari saku celananya.

Kemudian pada Sabtu (17/4) juga di Kecamatan Lhoksukon, petugas mengamankan seorang pria paruh baya berinisial I (50) dan menemukan ganja dua bungkus seberat 4,34 gram di saku celana tersangka ini.

Selanjutnya pada Selasa (21/4), polisi juga menangkap seorang kakek- kakek asal Kecamatan Seunuddon dengan barang bukti sabu 14 paket sabu. Tersangka ini ditangkap di Kecamatan Tanah Pasir.

Berikutnya pada Rabu (22/4), petugas menangkap pria berinisial M (37) di Kecamatan Tanah Pasir. Polisi mendapati sabu- sabu 1 paket seberat 0,13 gram.

Kasus kelima terjadi pada Jumat (23/4), dibongkar di Kecamatan Seunuddon di sebuah gubuk tambak. Dua pria diciduk masing- masing berinisial J (45) dan ME (26) dengan barang bukti sabu 1 paket seberat 0,62 gram.

Terakhir pada Selasa (27/4) dini hari, dua pemuda berinisial A (24) dan F (20) dibekuk di kawasan Kecamatan Samudera, mereka diboyong ke Polres Aceh Utara untuk menjalani pemeriksaan terkait 7 paket sabu seberat 1,01 gram yang berhasil ditemukan petugas.