Sekda Agara Tantang Jurnalis Beri Kritikan

Sekda Agara Tantang Jurnalis Beri Kritikan

KUTACANE, metropolis.id Sekda Aceh Tenggara (Agara) Mhd Ridwan memotivasi jurnalis untuk memberi kritikan. Hal tersebut bertujuan agar wartawan semakin profesional dan pembangunan di daerah tercapai. 

"Mari beri kritikan, tetapi kritik yang bertujuan untuk memajukan daerah," kata Ridwan saat acara pembukaan musyawarah kepengurusan PWI Agara, Kamis (21/1/2021) malam. 

Kata dia, banyak potensi alam yang dapat disuarakan media. Salah satunya kawasan wisata Ketambe yang merupakan paru-paru dunia di lokasi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). 

"TNGL adalah belantara hutan nomor dua terluas di dunia, setelah Amazone di Afrika Selatan," ucapnya. 

Kawasan itu, kata dia, perlu dikembangkan, selain wisatawan lokal juga untuk wisatawan luar daerah/negeri. 

"Wisata Ketambe adalah aset daerah yang terpendam, perlu dikembangkan agar menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD)," imbuhnya. 

Lanjutnya, wilayah tertinggal juga harus jadi perhatian media, seperti di Kecamatan Leuser. Infrastruktur jalan di sana sangat butuh bantuan Pemerintah Aceh. 

"Belanja daerah setempat tidak memadai untuk menangani pembukaan dan peningkatan jalan di wilayah tersebut, sehingga perlu ditangani oleh Pemerintah Aceh," katanya. 

"Mari sama-sama membangun daerah. Silakan kritik demi kemajuan daerah," pungkasnya.

Rubrik:Aceh Tenggara