Lebaran SBA

Sebar Hoax Penemuan Janin di Pidie Jaya, Pemilik Akun Facebook Nur Arifka Diburu Polisi

Sebar Hoax Penemuan Janin di Pidie Jaya, Pemilik Akun Facebook Nur Arifka Diburu Polisi
Tangkapan layar unggahan pemilik akun Nur Arifka.(Foto: IST)

Metropolis.id Polisi tengah memburu pemilik akun Nur Arifka di Facebook karena mengunggah informasi hoax.

Dalam unggahan di laman Facebooknya, akun tersebut memposting foto penemuan janin yang dibuang di pantai wisata Tringgadeng, Pidie Jaya.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Musbagh Niam melalui Kapolsek Trienggadeng Ipda Rusyidi Fauzar mengatakan, pemilik akun Facebook Nur Arifka mengunggah atau memposting foto penemuan bayi di pantai wisata Pidie Jaya, sekira pukul 18.30 WIB.

“Menurut postingan FB ditemukan bayi yang dibuang oleh ibunya di Pantai Trienggadeng,” kata Ipda Rusyidi, Sabtu (24/4/2021).

Akibat postingan tersebut, kata dia, membuat risau pengguna media sosial khususnya facebook. Setelah mendapatkan informasi tersebut, katanya, pihaknya mengerahkan personel Polsek Trienggadeng ke lokasi.

“Setelah kami telesuri dan dibantu masyarakat ternyata tidak ditemukan bayi seperti info dari FB tersebut," katanya.

Lalu, sambung Kapolsek, pihaknya memeriksa akun facebook tersebut. 

"Ternyata postingan pada 02 Agustus 2019 diunggah kembali. Postingan FB tersebut boleh dikatakan informasi hoax serta diposting kembali,” jelasnya.

Menindaklanjuti informasi hoax tersebut, kata dia, pihaknya sedang mencari pemilik akun Nur Arifka, karena telah menyebarkan berita bohong dan meresahkan masyarakat Pijay.

“Kami sedang menelusuri pemilik FB yang menyebarkan info hoax untuk diperiksa kebenarannya,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam mengunakan media sosial, sehingga tidak mengunggah berita hoax yang dapat membuat kerisauan di masyarakat.

“Sesuai dengan UU No. 19 tahun 2016 Pasal 45A ayat (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebatkan berita bohong, menyesatkan dapat dipidana 6 tahun atau denda 1 miliar,” tutupnya.