Ratusan Warga Geruduk Kantor Camat Tangan-Tangan, Desak Geuchik Kuta Bak Drien Dicopot

Ratusan Warga Geruduk Kantor Camat Tangan-Tangan, Desak Geuchik Kuta Bak Drien Dicopot

BLANGPIDIE, metropolis.id Ratusan masyarakat Gampong Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya (Abdya), berunjukrasa di kantor kecamatan setempat, Jumat (16/10/2020).

Dalam aksinya, mereka mendesak geuchik (kepala desa-red) Gampong Kuta Bak Drien, Syarkani, dicopot atau mundur dari jabatannya.

Fauzan, salah satu warga yang ikut dalam aksi itu mengatakan, unjukrasa damai itu merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas kepemimpinan Syarkani sebagai kepala desa.

Warga menilai, Syarkani gagal dalam menjalankan amanah, sehingga pemerintahan desa menjadi amburadur.

“Masyarakat tidak puas dengan kinerja geuchik, karena selama ini tidak aktif sebagai kepala desa. Sehingga banyak masalah yang terjadi di desa,” kata Fauzan kepada metropolis.id.

Selain amburadurnya pemerintahan desa, kata dia, masih banyak persoalan lain yang mengakibatkan masyarakat Kuta Bak Drien kecewa dan tidak percaya dengan kepemimpinan Syarkani.

Menurut Fauzan, sebelumnya masyarakat telah mengajukan surat ke Pemerintah Kabupaten Abdya agar segera mencopot Syarkani sebagai Geuchik Kuta Bak Drien.

“Bupati sudah mengeluarkan surat rekomendasi dan sudah kami serahkan ke Camat Tangan-Tangan, namun hingga kini belum juga ditindaklanjuti,” katanya.

Jika tuntutan masyarakat ini tidak diindahkan oleh pemerintah Abdya dalam hal Camat Tangan-tangan, kata Fauzan, masyarakat akan melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak.

“Kita akan melakukan aksi damai ke kantor bupati jika tidak digubris. Semua masyarakat akan turun,” kata Fauzan.

Rubrik:ABDYA