Puluhan Gampong di Pidie Belum Salurkan BLT DD Tahap I

Puluhan Gampong di Pidie Belum Salurkan BLT DD Tahap I
Tenaga Ahli Infrastruktur Desa Kabupaten Pidie, Ibrahim Syamaun, saat menyerahkan BLT DD kepada warga  Gampong Linggong Sagoe, Kecamatan Simpang Tiga,  Pidie beberapa hari lalu.

SIGLI, Metropolis.id Dari 730 Gampong (desa-red) di Kabupaten Pidie, terdapat 88 gampong belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa terhadap masyarakat terdampak Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

“Padahal, dana desa tahap I sudah ditransfer dari  Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Bahkan ada yang sudah masuk ke kas desa,” kata Tenaga Ahli Infrastruktur Desa Kabupaten Pidie, Ibrahim Syamaun, saat menyerahkan BLT DD kepada warga  Gampong Linggong Sagoe, Kecamatan Simpang Tiga,  Pidie beberapa hari lalu.

Ada beberapa persoalan di gampong yang menghambat penyaluran BLT dari dana desa itu.

Diantaranya, kata Ibrahim, adanya kekosongan jabatan aparatur gampong dan terdapat gampong yang belum melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus).

Selain itu, kata dia, juga terdapat puluhan gampong belum menyiapkan dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG).

Data sementara, kata dia, di Kecamatan Delima ada 15 gampong yang belum merampungkan dokumen APBG; Kecamatan Batee ada 13 gampong; dan Kecamatan Mutiara terdapat 7 gampong yang APBG-nya belum bisa diposting.

"Jadi ini menjadi persoalan sehingga terhambat penyaluran BLT, " papar Ibrahim.

Ibrahim berharap, agar perangkat gampong mempercepat proses penyiapan dokumen APBG dan segera merekrut apatatur yang memenuhi syarat.

“Agar realisasi DD bisa segera berjalan dengan baik. Kepada pendamping baik Pendamping Desa (PD) maupun Pendamping Lokal Desa (PLD) juga diharapkan jangan bosan-bosan memfasilitasi gampong. Ini sudah jadi tanggung jawab kita bersama, " kata Ibrahim. (MIR)

Rubrik:PIDIE