Polres Gayo Lues Tangkap Tiga Pria dan Amankan Ganja 158 Kg, Hendak Dibawa ke Medan

Polres Gayo Lues Tangkap Tiga Pria dan Amankan Ganja 158 Kg, Hendak Dibawa ke Medan
Petugas Satres Narkoba Polres Gayo Lues menangkap tiga pria dan mengamankan ganja 158 kilogram di kawasan Desa Jabo, Kecamatan Terangun, Kamis (11/11/2021).(Foto: Putera)

Metropolis.id Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Gayo Lues menangkap tiga pria dan mengamankan ganja 158 kilogram di kawasan Desa Jabo, Kecamatan Terangun saat hendak dibawa ke Medan, Sumatera Utara.

Pada saat operasi, Satres Narkoba hanya mendapatkan 1 orang yang mengaku sebagai supir dengan menggunakan mobil Avanza warna hitam dengan Nopol BK 1614 KZ.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustaman dalam konferensi pers, Kamis (11/11/2021) mengatakan, petugas juga mengamankan satu unit Avanza dengan nomor polisi BK 1614 KZ, yang digunakan untuk mengangkut ganja kering siap edar itu.

"Penangkapan tersebut terjadi pada Kamis (4/11/2021), sekira pukul 03.00 WIB, saat melintas di kawasan Desa Jabo, Kecamatan Terangun," kata Kapolres Carlie.

Dikatakan, kejadian ini bermula pada Rabu (3/11/2021) saat petugas Satres Narkoba mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada 1 unit mobil yang diduga mengangkut narkotika jenis ganja dari Blangkejeren via Terangun.

Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, Satres Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba, Darli SH melakukan operasi tertutup di jalan lintas Terangun menuju Abdya tepatnya di simpang jalan Desa Jabo, sekira pukul 22.30 WIB.

"Dari sinilah anggota Satres Narkoba melakukan kegiatan operasi tertutup untuk memastikan informasi yang disampaikan masyarakat terhadap petugas," katanya.

Lalu pada Kamis, sekira pukul 03.00 WIB, Satres Narkoba melihat satu unit mobil yang hendak melintas dengan gerak gerik mencurigakan, sehingga langsung diberhentikan petugas.

"Setelah diberhentikan oleh petugas, ternyata benar mobil ini mengangkut ganja kering siap edar sebanyak 158 bal/Kg dengan dibungkus ke dalam 6 goni," jelasnya.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas awalnya hanya mendapati 1 pria berinisial KSI (47), kemudian dilakukan pengembangan hari itu juga, dan hasilnya polisi kembali menciduk 1 pria lainnya berinisial RHM (36).

"RHM ditangkap dijalan Jabo, Kecamatan Terangun saat itu dia memakai sepeda motor. Awalnya KSI disuruh anggota melaporkan ke RHM bahwa ban mobil pecah, karna menurut pengakuan KSI ia disuruh RHM," sebut Kapolres.

Lanjut Kapolres, dari keterangan RHM, ia disuruh pria lainnya berinisial BDM (29) untuk mencari mobil yang bisa mengangkut ganja dari Kampung Palok menuju Medan, Sumatera Utara melalui Abdya.

"Dari keterangan RHM, anggota langsung melakukan penyelidikan terhadap BDM di rumahnya sekira pukul 07.00 WIB dan langsung melakukan penangkapan," terangnya.

Kemudian hasil interigasi terhadap BDM, ia mengaku disuruh oleh TK untuk mencari orang yang mau mengangkut ganja, maka dari itu iya menyatukannya.

"Saat hendak melakukan penyelidikan terhadap TK, ternyata dia terlebih dahulu melarikan diri dan sampai saat ini keberadaannya belum kita ketahui, sehingga kita mengeluarkan surat DPO terhadap TK," ujarnya.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka diancam dengan Pasal 115 Ayat (2) Jo Pasal 111 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 atau seumur hidup.