Breaking News

Polisi Tangkap 4 Penambang Emas Ilegal di Nagan Raya, Dua Diantaranya Pemodal

Polisi Tangkap 4 Penambang Emas Ilegal di Nagan Raya, Dua Diantaranya Pemodal
Tersangka penambang emas ilegal saat diamankan di kantor polisi.(Foto: IST)

SUKA MAKMUE, METROPOLIS.ID Sat Reskrim Polres Nagan Raya, menangkap empat pelaku penambang emas illegal. Mereka kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolres Nagan Raya.

Kapolres Nagan Raya AKBP Risno, SIK melaui Kasat Reskrim AKP Fadhillah Aditya Pratama SIK mengatakan, keempat tersangka masing-masing berinisial AL (47), SB (42), SY (51) warga Nagan Raya, dan HA (48) warga Aceh Barat.

 “AL dan SB adalah pemilik modal, sementara dua lainnya operator dan mekanik,” kata  AKP Fadhillah, Kamis (22/10/2020).

Keempat tersangka, kata dia, ditangkap pada Kamis (22/10/2020), sekira 04.30 WIB, di Desa Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya.

Dari pengungkapan ini, kata dia, polisi menyita satu unit excavator di lokasi penambangan.

“Ada juga ambal penyaring, penyaring asbuk, serta emas pasir lebih kurang 5 gram,” sebutnya.

Pengungkapan kasus tambang emas ini, kata dia, berawal dari laporan masyarakat kepada pihaknya.

“Kemudian anggota mendatangi lokasi dengan jarak tempuh ke TKP dari desa kurang lebih 3 jam perjalanan menggunakan roda empat dan 4 jam perjalanan dengan berjalan kaki,” katanya.

Al hasil, polisi menemukan satu unit alat berat exavator di lokasi sedang melakukan aktifitas penambangan emas.

“ketika kita tanyakan izin, mereka tidak dapat menunjukkan izin apa pun. Petugas langsung mengamankan 4 orang yang diduga sebagai pekerja penambangan ilegal tersebut dan kemudian dibawa ke polres,” katanya.

Terhadap tersangka, kata dia, polisi menjeratnya dengan Pasal 158 UU No.4 Th 2009 Tentang Minerba.

Rubrik:Hukum