Penumpang Sepi Imbas Corona, Ratusan Abang Becak di Aceh Tamiang Terima Bantuan Beras

Penumpang Sepi Imbas Corona, Ratusan Abang Becak di Aceh Tamiang Terima Bantuan Beras
Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn (baju biru) menyerahkan beras kapada salah seorang tukang becak penerima bantuan imbas dari wabah virus corona.

KUALASIMPANG, METROPOLIS.id | Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH. M.Kn menyerahkan bantuan beras kepada 305 tukang becak yang terkena imbas pandemik Virus Corona pada, Jum'at (10/4).

“Sebagai pemimpin, kita turut merasakan apa yang dirasakan rakyat saat ini, terutama masyarakat kelas menengah ke bawah yang berpenghasilan renda pasti berdampak langsung dari wabah virus corona yang mendunia ini,” kata Mursil.

Bupati menambahkan, bantuan itu disalurkan menyusul keluhan para tukang becak di wilayah itu yang mengaku sangat kesulitan mencari nafkah di tengah wabah Covid-19.

"Dari pagi keluar rumah sampai jam dua siang belum ada penumpang. Jangankan untuk membayar sewa becak, beli beras satu bambu saja sangat sulit," ujar Mursil, menirukan ucapan tukang becak.

Mursil berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, terutama para tukang becak.

Hari ini, kata dia, bantuan tersebut diberikan kepada tukang Becak yang ada di Kota Kualasimpang dan sekitarnya.

“Nanti akan kita berikan kepada tukang becak yang ada di kawasan Jalan Rantau,  Kampung Landu, Sungai Liput dan Karang Baru,” katanya.

Lebih jauh bupati mengimbau agar tukang becak bisa menjaga kesehatan dan menghindari kerumunan, serta selalu mencuci tangan dengan sabun.

"Disini saya juga tak henti-hentinya berharap agar masyarakat Aceh Tamiang tetap bersabar, tabah dan bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi kondisi yang serba sulit ini," ungkapnya

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar,  juga menjelaskan jumlah tukang becak yang menerima bantuan hari ini ada sekitar 305 orang.

“Dan jumlah ini nantinya akan terus bertambah, Insya Allah dalam  waktu beberapa hari ini akan disalurkan kembali kepada tukang becak yang belum menerima bantuan,”kata Drs. Syuibun Anwar.

Rubrik:Aceh Tamiang