Lima Pelaku Berhasil Diamankan

Penjudi Sabung Ayam Kocar Kacir Digerebek Satpol PP di Aceh Tamiang

Penjudi Sabung Ayam Kocar Kacir Digerebek Satpol PP di Aceh Tamiang
Ilustrasi Sabung Ayam (Foto: Antara)

KUALA SIMPANG, Metropolis.id Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Tamiang menggerebek arena judi sabung ayam yang berlokasi di Dusun Pajak Pagi Kampung Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Sabtu (27/6/2020).

Para pelaku sabung ayam kocar kacir ketika akan ditangkap petugas penegak qanun (perda-red). Alhasil, petugas hanya berhasil mengamankan lima orang pelaku. Sementara lainnya berhasil meloloskan diri dari sergapan petugas Satpol PP dan WH.

Kelimanya yakni, ZH (35), JP (40), warga Kampung Durian; EM (55), warga Kampung Alur Cucur; MJP (18), dan MM (50), warga Kampung Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.

Para pelaku judi sabung ayam diamankan petugas Satpol PP dan WH Aceh Tamiang.(Foto:IST)

"Dari penggerebekan itu, sebanyak 8 unit sepeda motor dan 2 ekor ayam yang diduga merupakan ayam aduan berhasil kami amankan," ungkap Kasat Pol PP dan WH melalui Kabid Penegakan Syariat Islam, Syahrir Pua Lapu, Sabtu (27/6/2020).

Aktifitas judi sabung ayam ini, kata Syahrir, sudah lama menjadi target petugas Satpol PP dan WH. Sebab perbuatan melanggar hukum ini sudah membuat resah masyarakat setempat.

"Masyarakat sudah mulai resah, lantas mereka melaporkan itu kepada kami (satpol PP dan WH)," katanya.

Menerima laporan itu, sambung Syahrir, pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang diinformasikan warga. Saat dilakukan pengecekan pertama di lokasi itu, petugas tidak menemukan para pelaku sabung ayam.

"Karena pengecekan pertama gagal. Kami sepakat dan memutuskan agar terus dilakukan pengintaian di lokasi itu selama dua minggu," katanya.

Benar saja, tepat setelah dua minggu dilakukan pengintaian, petugas berhasil mengungkap judi sabung ayam tersebut.

"Sore tadi sekitar pukul 15:30 WIB, kami berhasil melakukan penggerebekan dan mengamankan 5 orang pemain," katanya.

Kelimanya pun langsung digelandang ke kantor Satpol PP dan WH guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Terhadap kelima pelaku, diduga telah melanggar Pasal 18 sampai dengan 22, Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

Rubrik:Hukum