Pencari Kayu Bakau yang Hanyut di Aceh Tamiang Ditemukan Tidak Bernyawa

Pencari Kayu Bakau yang Hanyut di Aceh Tamiang Ditemukan Tidak Bernyawa
Evakuasi korban hanyut di Aceh Tamiang menggunakan perahu karet.

KUALA SIMPANG, metropolis.id Seorang warga Aceh Tamiang yang dilaporkan hanyut dan tenggelam saat mencari kayu bakau, Rabu (30/12/2020) lalu akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Korban tercatat atas nama Yusriadi (47) warga Desa Cinta Raja Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang (berita sebelumnya bernama Edi Saputra).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, Diwan Syahputra mengatakan, jasad Yusriadi ditemukan berjarak 2 kilometer arah muara laut dari lokasi awal dia dilaporkan hanyut.

"Tepatnya pada Kamis malam sekira pukul 22.13 WIB tim SAR gabungan berhasil menemukannya," kata Diwan kepada metropolis.id, Jumat (1/1/2021)

Saat ditemukan, posisi Yusriadi dalam keadaan mengapung dengan kondisi sudah tewas.

Usai ditemukan, petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos Langsa, BPBD dan SAR Aceh Tamiang serta TNI/Polri langsung mengevakuasi jasad korban.

"Yusriadi langsung dievakuasi menggunakan rubber boat ke posko, kemudian dilanjutkan menggunakan ambulans untuk dibawa ke rumah duka," katanya.

Seperti diketahui, Yusriadi dilaporkan hilang pada Rabu (30/12/2021) lalu, sekira pukul 10.30 WIB saat sedang mencari kayu bakau.

Ia hanyut ketika berupaya mengejar perahunya yang hanyut terbawa arus akibat tali pengikatnya lepas dengan cara berenang.

Namun, diduga Yusriadi kelelahan saat berenang, akhirnya ia pun ikut hanyut dan tenggelam.

Rubrik:Aceh Tamiang
Hut pijay