Pemko Banda Aceh Targetkan Relokasi Pasar Peunayong Awal Maret

Pemko Banda Aceh Targetkan Relokasi Pasar Peunayong Awal Maret
Pasar Peunayong. (Foto: diskopukmdag.bandaacehkota.go.id)

METROPOLIS.id | Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Perdagangan menargetkan pelaksanaan relokasi ratusan pedagang tradisional di Pasar Peunayong dilakukan pada awal Maret tahun ini.

"Untuk proses relokasi ke pasar terpadu yang terletak di Gampong (Desa) Lamdingin, Kuta Alam paling lambat awal Maret mendatang," ucap Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh, M Nurdin di Banda Aceh, Jumat.

Pemindahan lokasi pasar tersebut berdasarkan beberapa alasan, di antaranya penataan dan pengembangan kota, serta pemerataan dan pendistribusian perekonomian di kawasan pesisir daerah berjuluk Kota Serambi Mekkah.

Relokasi juga untuk mendukung konsep yang diterapkan pemerintah, yakni pembangunan kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja di Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

"Sebenarnya Pasar Peunayong merupakan kawasan pasar yang sudah cukup lama, sehingga kondisinya telah padat. Areanya pun sudah sangat-sangat terbatas, dan sulit ditata lagi akibat kondisi yang sempit," katanya.

Daftar via daring

Pedagang pasar tradisional yang bakal dipindahkan nantinya ke pasar terpadu, seperti pedagang ikan, sayur, unggas, daging, dan bumbu dapur.

Pasar terpadu di Lamdingin berada pada areal lahan seluas 2.000 meter persegi yang kini sedang tahap akhir proses pembangunan dengan total memiliki 539 kios atau lapak berjualan.

Di antaranya sebanyak 267 kios sudah terisi oleh pedagang Pasar Peunayong yang bakal direlokasi, dan sisanya 272 kios lagi kini masih dalam kondisi kosong.

"Bagi pedagang yang ingin berjualan, Pemerintah akan membuka pendaftaran secara daring (online)," kata dia.

Hal itu untuk menghindari terjadinya konflik, maka kita akan melakukan pendaftaran secara daring. Sisa meja atau kios nantinya akan kita umumkan, tentunya dengan persyaratan, diutamakan untuk pedagang. Pendaftaran tutup setelah kuota penuh," kata Nurdin.

Selain menata dan menertibkan pasar baru, lokasi Lamdingin awalnya sepi menjadi hidup dengan aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

Sedangkan lokasi di sekitar Pasar Peunayong akan dijadikan sebagai pusat kuliner terutama bagi wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh.

"Kita tetap mempertahankan kawasan Peunayong sebagai pusat perdagangan dan pusat kuliner. Mengembangkan Lampulo dan Lamdingin, sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Nurdin.*

Rubrik:BANDA ACEH
Sumber:ANTARA