Pemkab Pidie Diminta Bekukan BHA

Pemkab Pidie Diminta Bekukan BHA
Praktisi hukum, Muharamsyah. SH.

SIGLI, METROPOLIS.ID Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, diminta segera membekukan Badan Harta Agama (BHA) Kecamatan Pidie.

Sebab, BHA sudah tidak berfungsi lagi ketika di Aceh sudah lahir badan pengelola zakat yaitu Baitul Mal.

"Pemerintah melalui Baitul Mal Kabupaten Pidie harus segera mengambil alih pengelolaan seluruh harta agama yang selama ini dikelola oleh BHA Kecamatan Pidie, dengan tanpa hak," ujar praktisi hukum, Muharamsyah. SH, Minggu (21/2/2021).

Karena, sebut Muharamsyah, BHA Kecamatan Pidie bukan lembaga pemerintah atau organisasi yang berbadan hukum. Sehingga seluruh kegiatan yang dilaksanakan berpotensi ilegal dan korup.

"Jadi tidak ada alasan BHA bisa mengelola tanah wakaf, " tegas dia.

Jika Pemerintah Pidie bersikap abai dengan kondisi ini, kata dia, dikahwatirkan bakal terjadi konflik horizontal.

"Ini sama juga dengan apa yang terjadi di Mantak Tari Simpang Tiga dan Pantai Pelangi Kota Sigli. Harus bisa kita jadikan pengalaman. Ini jangan dibiarkan dan bubarkan saja BHA, agar Baitul Mal bisa mengambil alih," katanya.

Rubrik:PIDIE