Pak Dewan, LSM Kita Peduli Tagih Janji Pembentukan Pansus Mesjid Agung Calang

Pak Dewan, LSM Kita Peduli Tagih Janji Pembentukan Pansus Mesjid Agung Calang
Anggota DPRK Aceh Jaya saat melakukan kunjungan kerja ke Mesjid Agung Baitul Izzah, Calang, 12 Mei 2020, lalu.(METROPOLIS.id/Musliadi)

CALANG, METROPOLIS.id Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya beberapa waktu lalu berencana membentuk panitia khusus (pansus) terkait temuan pekerjaan yang dinilai kurang rapi di proyek pembangunan Mesjid Agung Baitul Izzah Kabupaten Aceh Jaya.

Namun, hingga kini tim pansus yang nantinya bertugas memeriksa pembangunan tersebut belum juga terbentuk dan turun ke lokasi pembangunan.

Sejumlah pihak pun kini mulai mempertanyakan dan menagih janji dari wakil rakyat tersebut, salah satunya dipertanyakan oleh LSM Kita Peduli.

“Kita menagih janji pihak wakil rakyat (DPRK) Aceh Jaya yang ingin menurunkan tim secara independen pada proyek pembangunan Mesjid Agung tersebut,” kata  Ketua LSM Kita Peduli, Abdo Rani, Senin (29/6/2020).

Saat turun ke lapangan beberapa waktu lalu, kata dia, pihak anggota DPRK mengunggapkan menemukan kecurigaan bahwa pembangunan mesjid tidak bagus dan tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh wakil rakyat.

Baca: Dewan Temukan Pekerjaan di Masjid Agung Aceh Jaya Tak Rapi

Karena itulah, pihak wakil rakyat akan membentuk tim pansus yang melibatkan berbagai pihak untuk melakukan pemeriksaan bangunan yang dicurigakan tersebut.

Pihak dewan, kata dia, jangan hanya memberikan janji kepada masyarakat yang telah memimilih mereka.

"Di mana tim independen DPRK yang akan memeriksa bangunan mesjid yang ditelah menghabiskan uang negara yang cukup besar," ungkap Abdo Rani.

Sebagai lembaga yang peduli dengan pembangunan di Aceh Jaya, lanjut Abdo Rani, pihaknya mengharapkan pada pimpinan DPRK untuk segera menurunkan tim untuk memeriksa bangunan Mesjid Agung Baitul Izzah.

 “Agar tidak menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat, sebaiknya tim independen DPRK segera turun untuk melakukan pengecekkan pembangunan mesjid kebanggaan rakyat Aceh Jaya," harap Abdo.

Untuk diketahui, sebelumnya Dinas PUPR Aceh Jaya juga telah membentuk tim analisa untuk memeriksa kualitas bagunan itu. Memang kekuatan beton pada pembanguinan masjid tersebut melebihi spack hingga k380 sampai dengan k480, sementara spack yang ditentukan k250.

Rubrik:Aceh Jaya