Kapolda Aceh Tinjau Pos Pam Lebaran di Pide Jaya

Nekat Mudik, Siap-siap Disuruh Putar Balik

Nekat Mudik, Siap-siap Disuruh Putar Balik
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, meninjau langsung kesiapan Pos Pam Lebaran 2021 di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Jumat (7/5/2021).(Foto: IST)

Metropolis.id Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, meninjau langsung kesiapan Posko Perlakuan Pembatasan Kegiatan Manusia (PPKM) di Kabupaten Pidie Jaya, Jumat, (7/5/2021).

Saat meninjau Posko PPKM berlokasi di Terminal Tipe B Meurah Dua, Kapolda Aceh dan rombongan disambut oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRK, SKPK dan seluruh Forkopimda.

Irjen Pol Drs. Wahyu Widada mengatakan, Polda Aceh bersama Pemerintah Aceh secara bersama menjalankan aturan yang diberlakukan pemerintah pusat dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.

“PPKM ini bukan aturan dari Polda Aceh, namun kami bersama Pemerintah Aceh menjalan aturan pemerintah pusat dalam penanganan dan pencegahan Covid-19,” kata Irjen Pol Wahyu.

Berdasarkan data Tim Covid Provinsi Aceh, kata dia, jumlah kasus Covid-19 di Aceh selama Ramadhan terjadi peningkatan. Dari jumlah persentase kasus baru di Aceh, katanya, meningkat hingga 181 persen. 

“Kondisi ini hampir sama dengan kondisi pada Ramadhan tahun 2020,” ujarnya.

Melihat kondisi peningkatan kasus covid-19 di Aceh, kata dia, maka pemerintah pusat mengeluarkan aturan melalui Surat Edaran Kemendagrian No.9 tahun 2021, dimana Provinsi Aceh juga masuk dalam PPKM Mikro.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, SH., SIK, M. Si mengatakan, peninjauan dilakukan untuk mengecek kesiapan personel guna mendukung program pemerintah terkait larangan mudik lebaran 2021.

"Larangan mudik ini diberlakukan bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang masih meresahkan kita semua," kata Winardy.

Larangan mudik lebaran ini, lanjut Winardy, merupakan instruksi pemerintah. Masyarakat, kata dia, diharapkan patuh dengan instruksi tersebut.

“Bagi masyarakat yang tetap nekat melakukan mudik akan kita putar balikkan,” katanya.

Selama penerapan larangan mudik 2021 ini, sambung dia, hanya kendaraan khusus seperti kendaraan pengangkut BBM, pengangkut logistik, dan ambulans dan kenderaan dinas  yang dibolehkan melintas.

“Untuk perjalanan dinas, harus membawa surat tugas serta surat swab antigen," tegas Winardy mengakhiri keterangannya.

Untuk mobil pribadi masih diperbolehkan melintas, namun terdapat ketentuan yang berlaku. 

“Untuk mobil pribadi masih diperbolehkan tapi tetap bukan dalam kontek mudik," katanya.

Rubrik:Pidie Jaya
Hut pijay