LSM AJA Institute Akan Kawal Lelang dan Pengerjaan Proyek di Aceh Jaya

LSM AJA Institute Akan Kawal Lelang dan Pengerjaan Proyek di Aceh Jaya

CALANG, METROPOLIS.id | LSM Aceh Jaya Institute akan memantau semua kegiatan proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya Tahun Anggaran 2020.

Hal ini sebagai langkah antisipasi kemungkinan terjadinya kecurangan dalam kegiatan proyek yang akan dikerjakan di desa-desa setiap kecamatan di wilayah itu.

“Kita akan mengawal dan mengadvokasi semua proyek di Aceh Jaya yang bersumber dari APBK, baik skala Penunjukan langsung (PL) maupun skala tender atau lelang,” kata Direktur Eksekutif LSM AJA Institute, Maimun Panga, di Calang, (20/3/2020).

Saat ini, kata Maimun, pihaknya sudah mendengar kabar tak sedap terhadap proses PL dan tender proyek di wilayah itu. Kata dia, beredar sas-sus jika proyek di Aceh Jaya dibarter dengan utang-piutang.

"Kita sudah mendengar isu-isu tidak sedap dalam prosesi tender dan juga PL, seperti barter proyek dengan utang piutang" kata dia.

Untuk itu, Ia meminta semua proses lelang sesuai prosedur dan sesuai dengan aturan yang ada.

"Kita tidak ingin gara-gara proses tender yang tidak fair berakibat pada lambatnya pembangunan Aceh Jaya dan berkurangnya kualitas proyek tersebut," kata Maimun.

Mantan Ketua KNPI Aceh Jaya menyebutkan, akibat lemahnya pengawasan mengakibatkan banyak bangunan proyek di Aceh Jaya disinyalir tidak berkualitas. Ia mencontohkan seperti pembangunan irigasi yang roboh, dan juga jalan yang cepat rusak.

"Setiap proyek itu sudah dihitung keuntungan rekanan, dan rekanan sendiri juga sudah mengajukan penawarannya. Lalu kenapa ada proyek yang tidak siap atau terbengkalai dan juga dibangun asal jadi. Apakah ini akibat jual-beli proyek atau ada apa?" tanya maimun.

“Pengawasan yang akan dilakukan pihaknya bukan bermaksud untuk mencari kesalahan, namun lebih kepada sebagai bentuk menjawab berbagai persoalan dalam proses pengerjaan dan hasil proyek yang sudah di PHO,” katanya.

Rubrik:Aceh Jaya