Kuras Isi Kotak Amal Hingga Puluhan Juta, Oknum Remaja Mesjid di Banda Aceh Diciduk Polisi

Kuras Isi Kotak Amal Hingga Puluhan Juta, Oknum Remaja Mesjid di Banda Aceh Diciduk Polisi
Tersangka saat dihadirkan dalam konfrensi pers.(Foto: IST)

BANDA ACEH, METROPOLIS.ID Personel Polsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh, berhasil menciduk lima pelaku pencurian kotak amal di Masjid Jamik Lueng Bata, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kapolsek Lueng Bata AKP Ritian Handayani, SIK mengatakan, kelima pelaku masing-masing berinisial FR (21); IR (22); AN (19); AS (17) dan DU (46).

Peristiwa pencurian ini, kata dia, terjadi pada hari Sabtu malam lalu (6/3/2021). Para pelaku beraksi dengan bantuan seorang warga yang bekerja sebagai pembersih halaman masjid.

"Mereka berhasil ditangkap terekam kamera CCTV. Pelaku merupakan oknum remaja mesjid," kata AKP Ritian, Rabu (17/3/2021).

Kasus ini, kata dia, terungkap usai panitia Badan Kemakmuran Masjid (BKM) melakukan pengecekan terhadap kotak amal yang ada di dalam masjid pada Sabtu (6/3/2021).

Petugas BKM curiga pada salah satu kotak karena terdapat cairan perekat berupa lem yang ada pada lubang kotak amal tersebut.

"Karena curiga, petugas BKM melakukan pengecekan pada monitor kamera pengawas yang ada dalam masjid tersebut," kata Ritian didampingi Kasubbag Humas Iptu Hardi, SH.

Saat itu, kata Ritian, petugas menemukan visual salah satu pelaku memasuki ruangan operator untuk menonaktifkan kamera CCTV untuk kelancaran dalam melakukan kejahatannya.

"Kemudian melakukan pencurian uang dengan alat bantu tali strapping yang sudah berikan cairan perekat," sambung Kapolsek.

Kapolsek melanjutkan, peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan oleh Yusri salah satu Panitia Badan Kemakmuran Masjid ke Polsek Lueng Bata sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP.B /04/III/YAN.2.5/2021/SPKT tanggal 10 Maret 2021 untuk dilakukan pengungkapan kasus.

Berbekal hasil dari kamera pengawas, Unit Resintel Polsek Lueng Bata melakukan berbagai upaya untuk pengungkapan kasus tersebut dan keesokan harinya, Kamis (11/3/2021) sekira jam 01.30 WIB, tim opsnal Polsek Lueng Bata berhasil meringkus salah satu pelaku yang terekam kamera CCTV berinisial FR (21) warga Banda Aceh.

Setelah mendapatkan identitas empat pelaku lainnya, tim opsnal Polsek Lueng Bata langsung melakukan penangkapan terhadap dua pelaku lainnya di salah satu warung kopi dalam wilayah Darul Imarah Aceh Besar dengan inisial IR (22) warga Banda Aceh dan AS (17) warga Aceh Besar, Kamis dini hari.

“Para pelaku mengatakan, aksi mereka ini sudah berlangsung selama berkisar enam bulan, mereka berhasil menguras isi kotak amal masjid hampir Rp. 50 juta dengan obsesi sebagai uang saku keperluan sehari – hari,” tambah Kapolsek.

Kemudian keesokan harinya, AN (19) salah satu pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian ini diantar oleh orang tuanya ke Polsek Lueng Bata, Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Lalu, petugas juga berhasil menangkap DU (46) warga Pidie yang bertugas sebagai pembersih halaman masjid dengan peran sebagai pemantau situasi.

“Kelima pelaku saat ini diamankan di Polsek Lueng Bata dan kemungkinan masih adanya pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi kejahatan pencurian ini, “ tambah Kapolsek.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak petugas diantaranya dua unit sepeda motor sebagai alat bantu, satu unit handphone dari hasil kejahatan, uang hasil kejahatan senilai Rp. 10,3 juta, sertabsejumlah barang bukti lainnya.

"Para pelaku dewasa dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan selama tujuh tahun penjara dan untuk pelaku anak di bawah umur dikenakan pasal 363 KUHP Jo UU RI No. 11 tahun 2012 tentang sistem Peradilan Anak," katanya.

Hut pijay