Breaking News

Kota Meulaboh Aceh Dihebohkan Penampakan Awan Bak Tsunami

Kota Meulaboh Aceh Dihebohkan Penampakan Awan Bak Tsunami

MEULABOH, METROPOLIS.id Warga Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dihebohkan dengan penampakan awan yang berbentuk tsunami, pada Senin (10/8/2020) pagi.

Awan yang menggulung kehitaman itu membentang dari Timur hingga Barat di Kota Meulaboh.

Awan yang berbentuk gulungan ombak besar bak tsunami diketahui bernama awan Arcus.

Berdasarkan informasi dari Wikipedia, awan Arcus merupakan formasi awan horizontal rendah, yang biasanya muncul sebagai awan aksesoris dari sebuah cumulonimbus. Awan gulung dan awan landas adalah dua jenis awan arcus.

Penampakan awan Arcus itu pun ramai ditanggapi para nitizen, mereka mendoakan semoga tidak ada kejadian yang menimpa kota Serambi Makkah itu.

Pasalnya, fenomena kemunculan awan arcus itu sempat menghebohkan dan membuat masyarakat Meulaboh khawatir, karena sebelumnya cuaca disana sempat gelap saat awan tersebut muncul.

"Semoga jauh dari segala mara bahaya dan bencana" tulis akun @sarina_cut

Dikutip dari Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena awan Arcus yang menyelimuti sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya, Aceh pada Senin pagi tidak perlu disikapi secara berlebihan atau pun secara panik.

“Ini merupakan awan rendah yang termasuk single level, awan ini pertama kali terbentuk 1-2 jam, biasanya awan ini akan menyebabkan angin kencang,” kata prakirawan BMKG stasiun Meulaboh-Nagan Raya, Rezky Prasetya Hartiwi Senin siang.

Ia menjelaskan, fenomena alam tersebut harus disikapi oleh masyarakat secara waspada.

Menurutnya, apabila awan tersebut muncul di langit, maka yang perlu dilakukan oleh masyarakat yaitu menjauhi pohon yang tinggi, tenda atau benda yang gampang rubuh saat terjadinya angin kencang.

Bahkan masyarakat diimbau tidak berada di luar rumah apabila fenomena awan Arcus muncul.

“Biasanya awan ini akan hilang setelah terjadinya hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat tidak perlu panik, namun harus tetap waspada,” kata Rezky menjelaskan.

Rubrik:Aceh Barat
Sumber:OKEZONE.COM/ANTARA