Kisruh di RSU Sigli, PB HAM Minta Komisi IV DPRK Pidie Bertindak

Kisruh di RSU Sigli, PB HAM Minta Komisi IV DPRK Pidie Bertindak
Direktur PB HAM Pidie, Said Safwatullah.

SIGLI, metropolis.id Pos Bantuan Hak Asasi Manusia (PB HAM) Pidie meminta Komisi IV DPRK setempat, bertindak terkait kisruh di Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chik Ditiro (TCD) Sigli.

"Rumah sakit berada di bawah Komisi IV. Jangan pura-pura tidak tahu dengan masalah yang sedang terjadi," kata Direktur PB HAM Pidie, Said Safwatullah kepada metropolis.id, Kamis (7/1/2021).

Lanjut dia, yang harus dilakukan oleh Komisi IV DPRK Pidie adalah memanggil pihak-pihak yang terkait dengan permasalahan tersebut. Dengar dan tampung semua pendapat yang ada.

"Sehingga dari hasil rapat dengar pendapat (RDP) itu, Komisi IV dapat merekomendasikan hasilnya untuk ditindaklanjuti oleh manajemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSU T Chik Di Tiro," ujarnya.

Said sangat menyayangkan jika kisruh di RSU TCD dibiarkan tanpa adanya kepedulian dari pihak terkait. Fungsi pengawasan yang melekat pada anggota dewan juga harus ditingkatkan.

"Lakukan sidak untuk memantau unit-unit layanan kesehatan yang ada di poli apakah benar sering kosong dokter atau sebaliknya. Jadi, Komisi IV jangan hanya ongkang-ongkang kaki tanpa memanggil pihak terkait di rumah sakit tersebut," ucap Said.

Ia juga menyarankan Dewan Pengawas BLUD harus peka ketika ada masalah. Jangan terkesan tutup mata sehingga persoalan semakin runyam.

Rubrik:PIDIE
Iklan bireuen