Breaking News

Proyek Tambal Sulam Jalan Diduga Asal Jadi

Kepala Kampong di Subulussalam Berang dan Tegur Rekanan

Kepala Kampong di Subulussalam Berang dan Tegur Rekanan
Kepala Kampong (kepala desa) Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Anang Munthe, menegur rekanan yang mengerjakan proyek tambal sulam Jalan Lintas Sumatera di kawasan Kampong Gelombang.

SUBULUSSALAM, METROPOLIS.id | Kepala Kampong (kepala desa) Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Anang Munthe, menegur rekanan yang mengerjakan proyek tambal sulam Jalan Lintas Sumatera di kawasan Kampong Gelombang.

Bukan tanpa alasan, teguran itu dilakukan karena Ia berang dengan proyek tambal sulam jalan yang dikerjakan tidak serius dan diduga asal jadi.

"Masak itu-itu saja yang dikerjakan setiap tahunnya, gak sampai tiga bulan sudah rusak lagi jalan itu. Makanya saya merasa punya tanggungjawab, ya saya tegur," kata Anang Munthe kepada METROPOLIS.id, Jumat (8/11/2019).

Ia berharap, pihak rekanan yang mengerjakan rehab jalan lintas Sumatera itu  benar-benar serius mengerjakan proyek tersebut. Sehingga jalan yang berlubang tersebut memiliki kualitas bagus dan tahan lama.

Aksi Kepala Kampong Suka Maju tersebut ternyata diabadikan oleh masyarakat yang berada di dekat lokasi tersebut.  Video tersebut pun tersebar di media sosial Facebook.

"Dia marah/lantang berbicara bukan karena kepentingan pribadi ato benci sama pekerja nya, tp hanya utk kepentingan umum dan dia geram karena perehapan jalan umum itu tdk bertahan lama ato hanya beberapa bulan saja pengerjaan jalan itu.. semoga pemerintah setempat  dan sang kontraktor bs merespon cepat akan hal ini... Dri beberapa masyarakat yg hdr lgsg menyaksikan protes kepala desa suka maju itu ternyata semuanya sangat mendukung atas sikap tegas kepala desa suka maju" tulis akun @Mantry Bako di halaman Facebooknya.

Sebelumnya, METROPOLIS.id pernah memberitakan aksi sosial Anang Munthe menambal jalan yang berlubang di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di depan Psar Minggu Gelombang pada tanggal 21 Oktober 2019.

BacaSalut! Cegah Kecelakaan, Warga Tambal Jalan Berlubang di Subulussalam

Kegiatan terpuji itu ia lakukan secara swadaya dibantu oleh warga di dekat lokasi jalan berlubang.

"Saya tidak mau jalan itu diperbaiki sepenuhnya dari pemerintah, disaat saya mampu membeli pasir dan semen, maka saya lakukan," katanya beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, hampir setiap kendaraan yang melintas di daerah itu nyaris mengalami kecelakaan, apalagi  saat musim hujan membuat lubang di badan jalan itu digenangi  air.

Rubrik:Subulussalam