Ini 3 Amalan yang Baik Dikerjakan di Hari Jumat sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Ini 3 Amalan yang Baik Dikerjakan di Hari Jumat sesuai Tuntunan Rasulullah SAW
Ilustrasi membaca Surat Yasin. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

metropolis.id Hari Jumat merupakan hari istimewa bagi umat Islam. Karena itu, umat Islam dianjurkan mengerjakan amalan - amalan sunat sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Amalan - amalan itu bisa dikerjakan pada malam Jumat hingga siang hari Jumat.

Pada malam dan hari Jumat juga dianjurkan untuk memperbanyak doa karena di dalamnya ada waktu mustajab berdoa.

Dalam buku hadits Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya:

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فَقَالَ: فِيْهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ، وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّيْ، يَسْأَلُ اللهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ، وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا.

"Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebut hari Jum'at, lalu menyatakan, 'Di dalamnya terdapat satu saat yang tidaklah seorang hamba muslim menepatinya dalam keadaan 'berdiri melaksanakan shalat' untuk memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Allah mengabulkan permintaannya,seraya mengisyaratkan dengan tangannya bahwa waktunya cuma sebentar."

Dalam sebuah riwayat Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang membaca doa berikut tujuh kali pada malam Jum’at, kemudian ia mati pada malam itu, ia akan masuk ke surga; barangsiapa yang membacanya pada hari Jum’at, lalu ia mati pada hari itu, maka ia akan masuk ke surga”

Berikut adalah doa malam jumat :

اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبّي لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ خَلَقْتَنِي وَاَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ اَمَتِكَ وَفِي قَبْضَتِكَ وَنَاصِيَتِي بِيَدِكَ اَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْـتَطَعْتُ اَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ شَـرِّ مَا صَنَعْتُ اَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ وَاَبُوءُ بِذُنُوبِى فَاغْفِرْ لِى ذُنُوبِى اِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إلاَّ اَنْتَ .

Allahumma anta robbi la ilaha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wabnu amatika wafi qobdhotika wa nashiyati biyadika amsaitu ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu a’uzu biridhoka min syarri ma shona’tu abu-u bini’matika wa abu-u bizunubi faghfirli zunubi innahu la yaghfiruz zunuba illa anta

“Ya Allah, Engkaulah Tuhanku tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu, putra hamba-Mu dan berada dalam genggaman-Mu dan nasibku berada di tangan-Mu. Aku memasuki petang ini atas perjanjian kepada-Mu sesuai dengan kemampuanku, aku berlindung dengan ridha-Mu dari keburukan perbuatanku, aku kembali kepada-Mu dengan nikmat-Mu dan aku kembali kepada-Mu dengan membawa dosa-dosaku, maka ampuni dosa-dosaku, karena tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

Tak cuma membaca doa pada malam jumat, umat muslim juga diharapkan untuk melengkapinya dengan tiga amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Dikutip dari TribunBogor, berikut tiga amalan yang baik dilakukan umat muslim pada malam Jumat dan hari Jumat :

Memperbanyak Salawat Nabi Muhammad SAW

Anjuran bersalawat ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW.

“Diriwayatkan dari Aws bin Aws, Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya hari yang paling mulia bagi kalian adalah hari Jumat. Pada hari itu Nabi Adam AS diciptakan, di hari itu ditiupkan ruh, dan pada hari itu dilaksanakan siksaan. Karena itu maka perbanyaklah membaca shalawat kepadaku. Sebab shalawat yang kamu baca pada hari itu akan didatangkan kepadaku. Lalu salah seorang sahabat bertanya :

‘Wahai Rasulullah bagaimana mungkin shalawat yang kami baca itu bisa dihadapkan kepadamu, padahal engkau telah hancur dimakan bumi?’ Rasulullah SAW menjawab : ‘Sesungguhnya Allah ’Azza wa Jalla mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi-Nya.” (HR Ibnu Majah, 1075)

Membaca Salawat ini memiliki banyak faidah, di antaranya dimudahkannya dikabulkan doa yang kita panjatkan.

"Setiap doa akan terhalang (untuk dikabulkan) hingga dibacakan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya." (HR Thabrani).

Selain doa akan dikabulkan, membaca salawat juga dijanjikan pahala berlipat.

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

Bagi orang yang banyak membaca salawat akan dikumpulkan di surga bersama Nabi.

Rasulullah SAW bersabda, "Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku." (HR Tirmidzi).

Rasulullah juga menjajikan syafaat bagi orang-orang yang rajin membaca salawat.

Rasulullah SAW bersabda,

"Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuat tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat." (HR Muslim).

Membaca Surat Al-Kahfi

Amalan berikutnya yang dianjurkan bagi setiap Muslim ketika menjumpai datangnya hari Jumat adalah membaca surat Al-Kahfi.

Banyak faidah yang akan didapatkan bagi seseorang yang mengalamkannya, di antaranya;

"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul 'atiq." (HR Al-Hakim) (Dilansir dari akhlakmuslim(dot)com)

“Barang siapa membaca Surah Al Kahfi pada hari Jum’at, maka Dajjal tidak bisa memudharatkannya,” (HR-Dailami).

“Siapa yang membaca dari Surah Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya dan siapa yang membaca keseluruhannya, maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi,” (HR Ahmad)

Memperbanyak Doa

Ketika hari Jumat datang, setiap Muslim dianjurkan untuk banyak memanjatkan doa. Di hari Jumat, Allah memberi waktu mustajab berdoa.

Selain doa malam jumat, ada amalan lain yang biasa dikerjakan yaitu membaca Surat Yasin.

Setelah membaca Surat Yasin, dianjurkan berdoa.

Doa setelah membaca Surat Yasin menjadi salah satu amalan yang bisa dikerjakan pada kamis malam atau malam Jumat

Di dalam Al Quran Surat Yasin terletak di urutan yang ke-36 dalam penomoran.

Surat Yasin biasanya dibaca saat muslim atau muslimah meninggal dunia atau seseorang dalam kondisi khawatir, agar diberikan kekuatan menghadapi berbagai rintangan.

Surat terdiri atas 83 ayat dan termasuk surat Makkiyah, surat yang diwahyukan saat nabi Muhammad SAW berada di .

Membaca Surat Yasin ternyata mempunyai banyak keutamaan.

Keutamaan Membaca Surat Yasin

Seperti dikutip dari buku Surat Yasin dan Amalan Pilihan yang diterbitkan Pusat Islam Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Trengganu Malaysia, keutamaan membaca surat Yasin diantaranya:

- Mempermudah segala urusan

Membaca surat yasin juga dipercaya dapat mempermudah berbagai masalah hidup, misalnya masalah hutang piutang, pertikaian, dan sebagainya.

"Barang siapa yang membaca surat yasin dari pagi hai, maka pekerjaan dihari itu dimudahkan dengan keberhasilan, dan jika membacanya diakhir suatu hari maka tugasnya hingga pagi hari berikutnya akan dimudahkan juga.” (Sunaan daarimi juz 2 halaman 549).

- Mendapatkan ketenangan hati

Membaca Al Quran sama halnya dengan berdizikir. Dan seseorang yang memperbanyak dizikir maka hatinya akan tenang.

Begitulah keutamaan orang-orang yang rajin membaca Surat Yasin atau surat lainnya.

Allah Ta’ala berfirman: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Ar-ra’ad :28).

“Orang orang yang beriman hati mereka akan tenteram dengan mengingat allah SWT . ingatlah hanya dengan mengingatnya maka hati menjadi tenteram.”(QS. Ar-ra’du :28).

Usai membaca Surat Yasin dianjurkan untuk memanjatkan doa, karena waktu yang baik membaca doa adalah usai membaca Al Quran.

Surat Yasin merupakan satu diantara 114 surat yang tercantum dalam Al Quran.

Bacaan Surat Yasin Tulisan Arab Lengkap Artinya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
يٰسۤ ۚ
وَالْقُرْاٰنِ الْحَكِيْمِۙ
اِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۙ
عَلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍۗ'
تَنْزِيْلَ الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِۙ
لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَّآ اُنْذِرَ اٰبَاۤؤُهُمْ فَهُمْ غٰفِلُوْنَ
لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلٰٓى اَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ
اِنَّا جَعَلْنَا فِيْٓ اَعْنَاقِهِمْ اَغْلٰلًا فَهِيَ اِلَى الْاَذْقَانِ فَهُمْ مُّقْمَحُوْنَ
وَجَعَلْنَا مِنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ سَدًّا وَّمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَاَغْشَيْنٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُوْنَ
وَسَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ
اِنَّمَا تُنْذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِالْغَيْبِۚ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَّاَجْرٍ كَرِيْمٍ
اِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتٰى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوْا وَاٰثَارَهُمْۗ وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ فِيْٓ اِمَامٍ مُّبِيْنٍ
وَاضْرِبْ لَهُمْ مَّثَلًا اَصْحٰبَ الْقَرْيَةِۘ اِذْ جَاۤءَهَا الْمُرْسَلُوْنَۚ
اِذْ اَرْسَلْنَآ اِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوْهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوْٓا اِنَّآ اِلَيْكُمْ مُّرْسَلُوْنَ
قَالُوْا مَآ اَنْتُمْ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَاۙ وَمَآ اَنْزَلَ الرَّحْمٰنُ مِنْ شَيْءٍۙ اِنْ اَنْتُمْ اِلَّا تَكْذِبُوْنَ
قَالُوْا رَبُّنَا يَعْلَمُ اِنَّآ اِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُوْنَ
وَمَا عَلَيْنَآ اِلَّا الْبَلٰغُ الْمُبِيْنُ
قَالُوْٓا اِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْۚ لَىِٕنْ لَّمْ تَنْتَهُوْا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِّنَّا عَذَابٌ اَلِيْمٌ
قَالُوْا طَاۤىِٕرُكُمْ مَّعَكُمْۗ اَىِٕنْ ذُكِّرْتُمْۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُوْنَ
وَجَاۤءَ مِنْ اَقْصَا الْمَدِيْنَةِ رَجُلٌ يَّسْعٰى قَالَ يٰقَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِيْنَۙ
اتَّبِعُوْا مَنْ لَّا يَسْـَٔلُكُمْ اَجْرًا وَّهُمْ مُّهْتَدُوْنَ ۔
وَمَا لِيَ لَآ اَعْبُدُ الَّذِيْ فَطَرَنِيْ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ
ءَاَتَّخِذُ مِنْ دُوْنِهٖٓ اٰلِهَةً اِنْ يُّرِدْنِ الرَّحْمٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغْنِ عَنِّيْ شَفَاعَتُهُمْ شَيْـًٔا وَّلَا يُنْقِذُوْنِۚ
اِنِّيْٓ اِذًا لَّفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
اِنِّيْٓ اٰمَنْتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُوْنِۗ
قِيْلَ ادْخُلِ الْجَنَّةَ ۗقَالَ يٰلَيْتَ قَوْمِيْ يَعْلَمُوْنَۙ
بِمَا غَفَرَ لِيْ رَبِّيْ وَجَعَلَنِيْ مِنَ الْمُكْرَمِيْنَ
۞ وَمَآ اَنْزَلْنَا عَلٰى قَوْمِهٖ مِنْۢ بَعْدِهٖ مِنْ جُنْدٍ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَمَا كُنَّا مُنْزِلِيْنَ
اِنْ كَانَتْ اِلَّا صَيْحَةً وَّاحِدَةً فَاِذَا هُمْ خَامِدُوْنَ
يٰحَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِۚ مَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ
اَلَمْ يَرَوْا كَمْ اَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِّنَ الْقُرُوْنِ اَنَّهُمْ اِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُوْنَ
وَاِنْ كُلٌّ لَّمَّا جَمِيْعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُوْنَ
وَاٰيَةٌ لَّهُمُ الْاَرْضُ الْمَيْتَةُ ۖاَحْيَيْنٰهَا وَاَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُوْنَ
وَجَعَلْنَا فِيْهَا جَنّٰتٍ مِّنْ نَّخِيْلٍ وَّاَعْنَابٍ وَّفَجَّرْنَا فِيْهَا مِنَ الْعُيُوْنِۙ
لِيَأْكُلُوْا مِنْ ثَمَرِهٖۙ وَمَا عَمِلَتْهُ اَيْدِيْهِمْ ۗ اَفَلَا يَشْكُرُوْنَ
سُبْحٰنَ الَّذِيْ خَلَقَ الْاَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْۢبِتُ الْاَرْضُ وَمِنْ اَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُوْنَ
وَاٰيَةٌ لَّهُمُ الَّيْلُ ۖنَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَاِذَا هُمْ مُّظْلِمُوْنَۙ
وَالشَّمْسُ تَجْرِيْ لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۗذٰلِكَ تَقْدِيْرُ الْعَزِيْزِ الْعَلِيْمِۗ
وَالْقَمَرَ قَدَّرْنٰهُ مَنَازِلَ حَتّٰى عَادَ كَالْعُرْجُوْنِ الْقَدِيْمِ
لَا الشَّمْسُ يَنْۢبَغِيْ لَهَآ اَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا الَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۗوَكُلٌّ فِيْ فَلَكٍ يَّسْبَحُوْنَ
وَاٰيَةٌ لَّهُمْ اَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِى الْفُلْكِ الْمَشْحُوْنِۙ
وَخَلَقْنَا لَهُمْ مِّنْ مِّثْلِهٖ مَا يَرْكَبُوْنَ
وَاِنْ نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيْخَ لَهُمْ وَلَاهُمْ يُنْقَذُوْنَۙ
اِلَّا رَحْمَةً مِّنَّا وَمَتَاعًا اِلٰى حِيْنٍ .
وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اتَّقُوْا مَا بَيْنَ اَيْدِيْكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
وَمَا تَأْتِيْهِمْ مِّنْ اٰيَةٍ مِّنْ اٰيٰتِ رَبِّهِمْ اِلَّا كَانُوْا عَنْهَا مُعْرِضِيْنَ
وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ ۙقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنُطْعِمُ مَنْ لَّوْ يَشَاۤءُ اللّٰهُ اَطْعَمَهٗٓ ۖاِنْ اَنْتُمْ اِلَّا فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
مَا يَنْظُرُوْنَ اِلَّا صَيْحَةً وَّاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُوْنَ
فَلَا يَسْتَطِيْعُوْنَ تَوْصِيَةً وَّلَآ اِلٰٓى اَهْلِهِمْ يَرْجِعُوْنَ
وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَاِذَا هُمْ مِّنَ الْاَجْدَاثِ اِلٰى رَبِّهِمْ يَنْسِلُوْنَ
قَالُوْا يٰوَيْلَنَا مَنْۢ بَعَثَنَا مِنْ مَّرْقَدِنَا ۜهٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُوْنَ
اِنْ كَانَتْ اِلَّا صَيْحَةً وَّاحِدَةً فَاِذَا هُمْ جَمِيْعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُوْنَ
فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْـًٔا وَّلَا تُجْزَوْنَ اِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
اِنَّ اَصْحٰبَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِيْ شُغُلٍ فٰكِهُوْنَ ۚ
هُمْ وَاَزْوَاجُهُمْ فِيْ ظِلٰلٍ عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ مُتَّكِـُٔوْنَ ۚ
لَهُمْ فِيْهَا فَاكِهَةٌ وَّلَهُمْ مَّا يَدَّعُوْنَ ۚ
سَلٰمٌۗ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ
وَامْتَازُوا الْيَوْمَ اَيُّهَا الْمُجْرِمُوْنَ
اَلَمْ اَعْهَدْ اِلَيْكُمْ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ اَنْ لَّا تَعْبُدُوا الشَّيْطٰنَۚ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
وَاَنِ اعْبُدُوْنِيْ ۗهٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيْمٌ
وَلَقَدْ اَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيْرًا ۗاَفَلَمْ تَكُوْنُوْا تَعْقِلُوْنَ
هٰذِهٖ جَهَنَّمُ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ
اِصْلَوْهَا الْيَوْمَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُوْنَ
اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
وَلَوْ نَشَاۤءُ لَطَمَسْنَا عَلٰٓى اَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَاَنّٰى يُبْصِرُوْنَ
وَلَوْ نَشَاۤءُ لَمَسَخْنٰهُمْ عَلٰى مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوْا مُضِيًّا وَّلَا يَرْجِعُوْنَ
وَمَنْ نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى الْخَلْقِۗ اَفَلَا يَعْقِلُوْنَ
وَمَا عَلَّمْنٰهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنْۢبَغِيْ لَهٗ ۗاِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ وَّقُرْاٰنٌ مُّبِيْنٌ ۙ
لِّيُنْذِرَ مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكٰفِرِيْنَ
اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّا خَلَقْنَا لَهُمْ مِّمَّا عَمِلَتْ اَيْدِيْنَآ اَنْعَامًا فَهُمْ لَهَا مَالِكُوْنَ
وَذَلَّلْنٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوْبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُوْنَ
وَلَهُمْ فِيْهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُۗ اَفَلَا يَشْكُرُوْنَ
وَاتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اٰلِهَةً لَّعَلَّهُمْ يُنْصَرُوْنَ ۗ
لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ نَصْرَهُمْۙ وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُّحْضَرُوْنَ
فَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْ ۘاِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّوْنَ وَمَا يُعْلِنُوْنَ
اَوَلَمْ يَرَ الْاِنْسَانُ اَنَّا خَلَقْنٰهُ مِنْ نُّطْفَةٍ فَاِذَا هُوَ خَصِيْمٌ مُّبِيْنٌ
وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَّنَسِيَ خَلْقَهٗۗ قَالَ مَنْ يُّحْيِ الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيْمٌ
قُلْ يُحْيِيْهَا الَّذِيْٓ اَنْشَاَهَآ اَوَّلَ مَرَّةٍ ۗوَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيْمٌ ۙ
ِۨالَّذِيْ جَعَلَ لَكُمْ مِّنَ الشَّجَرِ الْاَخْضَرِ نَارًاۙ فَاِذَآ اَنْتُمْ مِّنْهُ تُوْقِدُوْنَ
اَوَلَيْسَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنْ يَّخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۗبَلٰى وَهُوَ الْخَلّٰقُ الْعَلِيْمُ
اِنَّمَآ اَمْرُهٗٓ اِذَآ اَرَادَ شَيْـًٔاۖ اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ
فَسُبْحٰنَ الَّذِيْ بِيَدِهٖ مَلَكُوْتُ كُلِّ شَيْءٍ وَّاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

Bacaan Surah Yasin Latin

1. Yaa Siiiiin

2. Wal quraanil hakiim
3. Innaka laminal mursaliin

4. ‘A laa shirootim Mustaqiiim

5. Tann zii lal ‘ aziizir Rohiiim

6. Litunnziro qow mam maaaa unn dziro aa baaaa uhum fahum ghoofiluuun

7. La qod haqqol qawlu ‘alaa aktsarihim fahum laa yukminuun

8. Inna ja’ alnaa fiii a’naaqihim aghlaalann fahiya ilaladzqooni fahum muqmahuuun

9. Wa ja’ alnaa mim bayni aidiihim saddaw wamin kholfihim saddann faaghsyainaahum fahum laa yubshiruun

10. Wa sawaaa un ‘ alaihim a ann dzartahum am lam tunn dzirhum laa yukminuun

11. Innamaa tunn dziro manittaba’adz dzikro wa khosyiyar Rohmaanu bilghoib, fa basysyirhu bi maghfirotiw wa ajrinn kariiim

12. Innaa nahnu nuhyil mawta wa naktubu maa qoddamuu wa aatsaarohum, wa kulla syai in ahshoynaahu fiiii imaamim mubiiiin

13. Wadhrib lahum matsalan ash haabal qoryati idz jaaaa ahal mursaluun

14. Idz arsalnaa ilayhimutsnani fakdz-dzabuuhumaa fa ‘azzaznaa bi tsaalitsinn faqooluuuu in naaa ilaykum mursaluuun.

15. Qooluuu maaa ann tum illa basyarum mitslunaa wa maaaa ann zalarrohmaanu minn syay in in anntum takdzibuun.

16. Qooluu Robbunaa ya’lamu innaaaa ilaykum lamursaluuun

17. Wa maa ‘alaynaaa illalbalaaghul mubiiiin

18. Qooluuu innaa tathoyyarnaa bikum laillam tann tahuu lanarjumannakum walayamassannakum minnaa ‘adzaabun aliiim.

19. Qooluu thooo irukum ma’akum ainn dzukkirtum , bal ann tum qowmum mushrifuuun

20. Wa jaaaa a minn aqshol madiinati rojuluy yas ‘aaa qoola yaa qowmit tabi’ul mursaliiin

21. Ittabi’uu mal laa yas alukum ajrow wahum muhtaduuun

22. Wa maa liya laaaa a’budul ladzii fathoronii wa ilayhi turja’uuun

23. Aattakhidzu minn duunihii aalihatan iy yuridnir Rohmaanu bi dhurril laa tughni ‘annii syafaa ‘atuhum syaiaw walaa yunn qidzuun

24. Inniiii idzal lafii dholaalim mubiiiin

25. In niii aa manntu birobbikum fas ma’uuun.

26. Qiiladkhulil jannah, qoola yaa layta qowmii ya’lamuuun.

27. Bi maa ghofarolii Robbii wa ja’alanii minal mukromiiin

28. Wamaaa annzalnaa ‘alaa qowmihii mimm ba’dihii minn junn dim minas samaaa i wa maa kun naa munn ziliiiin.

29. Inn kaanat illaa shoyhataw waaahidatann fa idzaa hum khaamiduuun.

30. Yaa hasrotan ‘alalibaadi maa ya’tiihim mir Rosuulin illaa kaa nuu bihii yastahziuuun

31. Alam yarow kam ahlaknaa qoblahumminalquruuni annahum ilayhim laa yarji ‘uuun

32. Wa inn kul lul lammaa jamii ‘ul ladaynaa muhdhoruuun

33. Wa aayatul lahumul ardhul maytatu ahyaynaahaa wa akhrojnaa min haa hab bann faminhu ya’kuluuun

34. Wa ja ‘alnaa fii haa jan naatim min nakhiiliw wa a’naabiw wa fajjarnaa fii haa minal úyuuun

35. Liya’kuluu minn tsamarihii wa maa ‘amilathu aydiihim afalaa yasykuruuun

36. Subhaanalladzii khalaqol azwaaja kullahaa mim maa tummbitul ardhu wamin annfusihim wamim maa laa ya’lamuuuun

37. Wa aayatul lahumul laylu naslakhu minhun nahaaro fa idzaa hum mudzlimuuun\

38. Wasysyamsu tajrii limustaqorril lahaa dzaalika taqdiirul ‘aziizil ‘aliiim

39. Walqomaru qoddarnaahu manaazila hattaa ‘aada kal ‘urjuunil qodiiim

40. Lasy syamsu yamm baghii lahaa ann tudrikal qomaro walal laylu saa biqun nahaari wa kullunn fii falakiy yasbahuuuun

41. Wa aayatul lahum annaa hamalnaa dzurriy yatahum fil fulkil masyhuuun

42. Wakhalaqnaa lahum mim mitslihii maa yarkabuuun

43. Wa in nasya’ nugriqhum fa laa shoriikho lahum wa laa hum yunn qodzuuun

44. Illa romatam min naa wa mataa án ilaa hiiin

45. Wa idzaa qiila lahumut taquu maa bayna aydiikum wa maa kholfakum la ‘allakum turhamuuun

46. Wa maa ta’tiihim min aayatim min aayaati Robbihim illaa kaanuu ‘anhaa mu’ridhiiin

47. Wa idzaa qiila lahum annfiquu mimmaa rozaqokumulloohu qoolal ladziina aamanuu anuth’imu mal law yasyaaaullaahu ath’amah, in anntum ilaa fii dholaalim mubiiin

48. Wayaquuluuna mataa haadzal wa’du inn kunntum shoodiqiiin

49. Maa yann dzhuru illaa shoy hataw waahidatann ta’khudzhuhum wahum yakhish shimuuun

50. Falaa yas tathii ‘uuna tawshiyataw walaaaa ilaaaa ahlihim yarji ‘uuun

51. Wa nufikho fish shuuri fa idzaa hum minal aj daatsi ilaa robbihim yann siluuun

52. Qooluu yaa waylanaa mamm ba ‘atsanaa mim marqodinaa haadzaa maa wa ádar Rohmaanu wa shodaqol mursaluuun

53. Inn kaa nat illaa shoy hataw waahidatann fa idzaa hum jamii’ul ladaynaa muhdhoruuun

54. Fal yawma laa tudzhlamu nafsun nsyay aw walaa tuj zawna illaa maa kunntum ta’maluuun

55. Inna ash haabal jannatil yawma fii syughulinn faakihuuun

56. Hum wa azwaajuhum fii dzhilaalin ‘alal aroooiki muttakiuuun.

57. Lahum fiihaa faakihatuw walahum maa yadda’uuun

58. Salaamunn qowlam mir Robbir Rohiiim.

59. Wamtaazul yawma ayyuhal mujrimuuun.

60. Alam a’had ilaykum yaa baniii aadama al laa ta’budusy syaytoona innahuu lakum ‘aduwwum mubiiin.

61. Wa ani’buduunii, haa dzaa shirootum mustaqiiim.

62. Wa laqod adholla minn kum jibillann katsiroo, afalam takuunuu ta’qiluuun.

63. Haadzihii jahannamul latii kunn tum tuu ‘aduuun.

64. Ish lawhal yawma bimaa kunntum takfuruuun.

65. Alyawma nakhtimu ‘alaaaa afwaahihim wa tukal limunaaa aydiihim wa tasyhadu arjuluhum bimaa kaanuu yaksibuuun.

66. Walawnasyaaa u lathomasnaa ‘alaaaa ‘ayunihm fastabaqush shirooto fa annaa yubshiruuun.

67. Wa nlawnasyaaa u la masakh naahum ‘alaa makaanatihim famastathoo’uu mudhiy yaw walaa yarji’uuun.

68. Wa man nu ‘ammirhu nunakkishu filkholqi afalaa ya’qiluuun

69. Wa maa ‘allamnaahusy syi’ro wa maa yamm baghiilah, in Huwa illa dzikruw wa Quraanul mubiiin.

70. Liyunndziro mann kaana hayyaw wayahiqqol qowlu ‘alal kaafiriiin.

71. Awalam yarow an naa kholaqnaa lahum mimmaa ‘amilay aydiinaaa an ‘aamann fahum lahaa maalikuuun.

72. Wa dzallalnaa haa lahum fa minhaa rokuubuhum wa minhaa ya’kuluuun.

73. Wa lahum fiihaa manaafi’u wa masyaaribu afalaa yasykuruuun.

74. Wat takhodzuu minn duunillahi aalihatal la’allahum yunn shoruuun.

75. Laa yastathii’uuna nashrohum wahum lahum junndum muhdhoruuun.

76. Fa laa yahzunnka qowluhum, innaa na’lamu maa yusirruuna wa maa yu’linuuun.

77. Awalam yarol innsaanu annaa kholaqnaahu min nuthfatinn fa idzaa Huwa khoshiimum mubiiin.

78. Wa dhoroba lanaa matsalaw wanasiya kholqoh, qoola may yuhyil ‘idzhooma wa Hiya romiiim.

79. Qul yuhyiihal ladziiii annsyaahaaa awwala marroh, wa Huwa bikulli kholqin ‘aliiiim.

80. Alladzii ja ‘ala lakum minasy syajaril akhdhori naaronn fa idzaaa anntum minhu tuuqiduuun.

81. Awalaysal ladzii kholaqos samaawaati wal ardho bi qoodirin ‘alaaa ay yakhluqo mitslahum, balaa wa Huwal Khollaaqul ‘aliiim.

82. Innamaaa amruhuuuu idzaaaa arooda syay an ay yaquula lahuu kunn fayakuuun.

83. Fasubhaanal ladzii bi yadihii malakuutu kulli syay iw wailayhi turja u’uuuun.

Arti Surat Yasin Full Ayat 1 sampai 83

1. Yaa Siiiiin

2. Demi Quran yang penuh hikmah

3. Sesungguhnya kau Muhammad ialah seorang diantara para Rosul

4. Yang berada di jalan yang lurus

5. Diturunkan oleh Allah yang maha Perkasa lagi Maha Penyayang

6. Agar kau (Muhammad) memberikan peringatan pada kaum yang nenek moyang mereka belum pernah diberikan peringatan, oleh sebab itulah mereka lalai.

7. Sesungguhnya, berlaku perkataan (hukuman) kepada kebanyakan mereka maka mereka tiada beriman,

8. Sungguh Kami telah menjadikan pada leher-leher mereka belenggu-belenggu. Lalu belenggu itu diangkat ke dagu mereka, dan mereka tertengadah.

9. Dan kami jadikan di hadapan mereka dinding (sekat) dan dari belakang mereka dinding pemisah lalu kami tutup mereka, maka mereka tiada dapat melihat.

10. Dan sama saja atas mereka, apakah engkau beri mereka peringatan ataupun tidak engkau beri peringtan kepda mereka, mereka tiada akan beriman.

11. Sungguh kau (Muhammad) hanya dapat memberikan peringatan pada orang-orang yang mau mengikuti peringatan tersebut (Al Quran) dan dia takut terhadap Tuhannya (Allah) yang Maha Pengasih, maka berilah kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia (berupa surga).

12. Sungguh Kami yang menghidupkan orang-orang mati dan kami juga yang menuliskan apa yang mereka kerjakan dari jejak-jejak mereka.

13. Dan buatlah (wahai Muhammad) untuk mereka sebuah perumpamaan dari penduduk suatu negeri, ketika datang kepada mereka para utusan.

14. Ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan maka mereka mendustakan kedua orang (utusan) itu lalu Kami menguatkannya dengan utusan yang ke tiga maka mereka berucap:”sungguh kami adalah orang-orang yang diutus untuk kalian.”

15. Mereka lalu berkata :”tidaklah kalian itu melainkan manusia yang sama seperti kami dan tidaklah menurunkan Ar Rahman sesuatupun, kalian hanyalah orang-orang yang berdusta.

16. Para utusan itu berkata :”Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah utusan untuk kalian.”

17. Dan bagi kami kewajibannya adalah menyampaikan dengan jelas.

18. Para penduduk negeri itu berkata:”sesungguhnya kami bernasib malah oleh sebab kalian. Sungguh jika kalian tidak berhenti menyuruh kami, maka kami akan merajam kalian dan kami akan menimpakan pada kalian adzab yang pedih.”

19. Para utusan itu berkata :”kemalangan kalian bersama kalian, apakah jika kalian diberi peringatan, akan tetapi kalian adalah kaum yang melampaui batas.”

20. Dan datang seorang laki-laki dari ujunng kota, ia bergegas dan berkata:” wahai kaumku, kalian ikutilah para utusan itu.”

21. Kalian ikutilah orang yang tidak meminta imbalan keoada kamu dan mereka adalah orang yang mendapat petunjuk.

22. Dan mengapa aku tidak menyembah Tuhan yang telah mencipatakan aku, dan kepadanyalah kalian akan dikembalikan.

23. Kenapa aku harus menyembah tuhan-tuhan selain-Nya (Alloh)? Jika Alloh (Ar Rohman) mengehendaki bencana menimpaku, maka niscaya pertolongan mereka tidak akan berguna untukku dan mereka tidak akan mampu menyelamatkanku.

24. Sesungguhnya jika aku melakukan hal itu, pastilah aku ada dalam kesesatan yang nyata.

25. Sesungguhnya aku sudah beriman kepada Tuhan kalian, maka dengarkanlah pengakuanku.

26. Dikatakan kepadanya :”masuklah engkau ke surga” dia berkata “alangkah baiknya bilamana kaumku itu megetahui”

27. Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampunan kepadaku dan juga menjadikan aku termasuk dalam orang-orang yang dimuliakan.

28. Wamaaa annzalnaa ‘alaa qowmihii mimm ba’dihii minn junn dim minas samaaa i wa maa kun naa munn ziliiiin.

29. Inn kaanat illaa shoyhataw waaahidatann fa idzaa hum khaamiduuun.

30. Yaa hasrotan ‘alalibaadi maa ya’tiihim mir Rosuulin illaa kaa nuu bihii yastahziuuun

31. Tidakkah mereka melihat berapa banyak yang telah Kami binasakan sebelum mereka dari umat-umat yang telah Kami binasakan, sesunggunya dari umat-umat yang telah dibinasakann itu tidak ada yang kembali kepada mereka.

32. Dan tidaklah masing-masing umat kecuali seluruhnya akan kami hadirkan.

33. Dan suatu tanda bagi mereka adalah bumi yang mati, kami menghidupkannya dan kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari biji-bijian itu mereka makan.

34. Dan kami jadikan di dalam bumi kebun-kebun dari kurma dan anggur dan kami pancarkan padanya dari beberapa mata air.

35. Agar mereka memakan dari buahnya dan dari apa-apa yang diusahakan oleh tangan mereka, maka tidaklah mereka bersyukur.

36. Mahasuci Allah yang telah menciptakan semuanya secara berpasang-pasangan dari apa yang bumi tumbuhkan dan dari diri mereka sendiri dan dari apa-apa yang tidak mereka ketahui.

37. Dan tanda kebesaran Allah bagi mereka adalah malam, Kami lepaskan dari malam itu siang, maka tiba-tiba mereka ada dalam kegelapan.

38. Dan matahari beredar pada orbitnya, itulah ketetapan Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

39. Dan bulan telah Kami tetapkan untuknya tempat edarnya sehingga ia kembali seperti tandan yang tua.

40. Tidaklah mungkin bagi matahari untuk mengejar bulan dan tidaklah malam dapat mendahului siang. Masing masing mereka (matahari dan bulan) berada pada garis edarnya.

41. Dan tanda kebesaran Allah bagi mereka sesungguhnya Kami telah mengangkat keturunan mereka di dalam kapal yang penuh muatan.

42. Dan kami ciptakan bagi mereka yang semidalnya dari apa yang mereka kendarai.

43. Dan jika Kami berkehendak, Kami akan tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan mereka tidak akan pula diselamatkan.

44. Kecuali jika ada rahmat dari Kami dan kesenangan sampai masa tertentu.

45. Dan apabila dikatakan kepada mereka takutlah kalian terhadap apa-apa yang ada di hadapan kalian dan apa-apa yang ada di belakang kalian agar kalian diberi rahmat.

46. Dan tidak datang kepada mereka suatu tanda dari Tuhan mereka melainkan mereka berpaling darinya.

47. Dan apabila dikatakan kepada mereka infakkanlah dari sebagian rezeki yang Allah berikan kepada kalian, berkata orang-orang kafir kepada orang-orang yang beriman apakah kami pantas memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah memberinay niscaya ia akan memeberinya makan? Tidaklah kalian berada kecuali dalam kesesatan yang nyata.

48. Dan mereka berkata :” Kapankah datangnya hari kiamat? jika kalian adalah orang-orang yang benar.”

49. Tidaklah mereka menunggu kecuali sati teriakan yang kerasyang akan menghancurkan mereka, dan mereka saat itu sedang bertengkar.

50. Maka mereka tidak mampu membuat suatu wasiat dan tidak pula mereka dikembalikan kepada keluarga mereka.

51. Dan ditiup pada sangkakala maka tiba-tiba mereka menuu Tuhan mereka dari kubur mereka secara tergesa-gesa.

52. Mereka berkata:”duhai celakalah kami, siapakah yang telahh membangunkan kami dari tidur kami ini” Inilah yang dijanjikan Allah kepada para Rosul-Nya.

53. Tidaklah tiupan sangkakala itu melainkan sekali teriakan, maka tiba-tiba mereka semua dihadirkan di hadapan Kami.

54. Maka pada hari ini tidak dizolimi seseorang sedikitpun dan tidak pula kalian diberi balasan dan tidak pula kalian diberi balasan melainkan sesuai dengan paa yang kalian kerjakan.

55. Sesungguhnya para penghuni surga pada hari itu sibuk dengan bersenang-senang.

56. Mereka dan istei-isteri mereka ada dalam tempat yang teduh, mereka bersandar di atas dipan-dipan.

57. Bagimereka surga yang didalamnya ada buah-buahan dan bagi mereka apa yang mereka minta.

58. Dikatakan kepada mereka “salam” sebagai ucapan dari Tuhan yang Maha Penyayang.

59. dan kalian berpisah dengan oran gmukmin pada hari ini wahai orang-orang yang berdosa.

60. Tidakkah Aku perintahkan kepada kalian hai Bani Adam agar kalian tidak menyembah syetan, sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kalian.

61. Dan agar kalian menyembah-Ku, inilah jalann yang lurus.

62. Dan sungguh setan telah menyesatkan di antara kalian dalam kelompok yang banyak, maka tidaklah kalian mengerti.

63. Inilah neraka jahannam yang dulu diancamkan kepada kalian.

64. Masuklah kalian ke dalamnya pada hari ini dengan apa yang dahulu telah kalian ingkari.

65. Pada hari ini, Kami kunci atas mulut-mulut mereka dan tangan-tangan mereka akan berbicara kepada Kami dan kaki-kaki mereka akan bersaksi terhadap apa yang dulu mereka kerjakan.

66. Dan jika Kami menghendaki niscaya kami hapuskan pada mata-mata mereka lalu mereka berlomba-lomba mencari jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat jalan itu.

67. Dan jika Kami menghendaki sungguh Kami ubah bentuk mereka di atas tempat keberadaan mereka, maka mereka tidak akan mampu berjalan dan tidak dapat kembali.

68. Dan siapa yang Kami panjangkan umurnya maka Kami akan mengembalikan ia pada penciptaan awal mereka yang tidak mereka mengerti.

69. Dan tidaklah Kami mengajari Muhammad syair, karena bersyair itu tidak pantas baginya. Tidaklah Al Quran itu kecuali pelajaran dan bacaan yang jelas.

70. Agar Al Quran itu memberinya peringatan kepada orang-orang yang hidup dan adzab itu ditimpakan kepada orang-orang kafir.

71. Dan apakah mereka tidak melihat sesungguhnya Kami telah menciptakan untuk mereka hewan ternak dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya.

72. Dan Kami menundukkan hewan-hewan itu untuk mereka. Lalu sebagian menjadi tunggangan dan sebagian untuk mereka makan.

73. Dan dari binatang itu mereka mendapat beberapa manfaat dan minuman (susu) darinya. Maka mengapa kalian tidak bersyukur?

74. Dan mereka mengambil sesembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan.

75. Sesembahan tersebut tidak dapat menolong mereka, padahal mereka itu menjadi tentara untuk menjaga sesembahan mereka.

76. Maka jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Muhammad) bersedih hati. Sungguh, kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan.

77. Dan tidakkah manusia itu memperhatikan bahwa Kami menciptakan mereka dari setetes mani, ternyata mereka menjadi musuh yang nyata.

78. Dan dai membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya. Dia berkata “siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah luluh hancur?”

79. Katakanlah (wahai Muhammad) yang dapat menghidupkan adalah Allaha yang telah menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui terhadap setiap mahluknya.

80. Dia yang menjadikan untuk kalian api dari pohon kayu yang hijau. Dan seketika itu kalian menyalakan api dari pohon tersebut.

81. Dan bukanlah Allah telah menciptakan langit dan bumi, mampu untuk menciptakan yang semisal dengan itu. Benar, dan Dia Maha Pencipta dan Maha Mengetahui.

82. Sesungguhnya urusannya apabila ia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata ” Kun (jadilah)” maka jadilah sesuatu itu.

83. Maka Maha Suci Allah yang di tangannya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu akan dikembalikan. (Bangkapos.com)

Rubrik:Gaya Hidup
Sumber:tribunnews.com