Hadapi Covid-19, Mursil Minta Distan Aceh Tamiang Pastikan Cadangan Pangan

Hadapi Covid-19, Mursil Minta Distan Aceh Tamiang Pastikan Cadangan Pangan
Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan & Peternakan Aceh Tamiang Yunus, SP

KUALASIMPANG, METROPOLIS.id | Bupati Aceh Tamiang, Mursil mengingatkan soal risiko krisis pangan yang terjadi sebagai dampak dari pandemi corona atau covid-19.

Sehingga Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang diminta untuk menyiapkan dan menjaga ketersediaan pangan di wilayah itu. Sebab belum diketahui berapa lama kondisi ini akan berlangsung.

“Instruksi dan arahan Bupati Aceh Tamiang terkait ketahanan pangan sudah kita sahuti,” kata Kadis Pertanian Aceh Tamiang, Yunus, SP, Kamis kemarin.

Pihaknya, kata Yunus, telah memerintahkan kelompok tani di wilayah itu untuk terus bercocok tanam tanpa mengandalkan tadah hujan.

“Kita ketahui bersama, dalam tiga bulan ini daerah kita mengalami kekeringan atau kemarau panjang, di mana lahan persawahan (petani) yang mengandalkan tadah hujan sangat sulit untuk bercocok tanam,” katanya.

Untuk lahan persawahan yang sulit ditanam padi, kata Yunus, pihaknya telah meninta para petani untuk bercocok tanam jagung. “Sedangkan lahan-lahan kosong milik masyarkat untuk ditanami ubi kayu, pisang kepok atau sejenis umbi-umbian,” ujarnya.

Disamping itu, jelasnya lagi, Ia meninta kepada seluruh staf di jajaran dinasnya, baik itu Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan para manteri tani di tiap kecamatan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui kelompok tani di bawah binaannya.

“Saya juga minta kepada manteri tani untuk melakukan koordinasi dengan pemilik kilang dan gudang penyimpanan padi tentang ketersedian pangan di kampungnya masing-masing. Hal ini kita lakukan terkait wabah virus corona yang dapat mengancap ketahanan pangan kita. Petani harus menjadi pahlawa pangan bagi daerahnya sendiri,” katanya.

Rubrik:Aceh Tamiang