Diduga Palsukan Tanda Tangan

Geuchik di Abdya Dipolisikan Warganya

Geuchik di Abdya Dipolisikan Warganya
Ilustrasi pemalusaan tanda tangan.(Dok: metropolis.id)

BLANGPIDIE, METROPOLIS.id Geuchik Gampongh Pante Raja, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan ke polisi oleh warganya sendiri atas dugaan pemalsuan tanda tangan.

Laporan itu dibuat oleh Usman (36), Kamis (25/6/2020). Usman mendatangi Mapolres Abdya bersama kuasa hukumnya yakni dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Advokasi dan Keadilan Aceh (YLBH AKA) distrik Aceh Barat Daya (Abdya).

Ketua Advokasi YLBH AKA Abdya, Iswandi membenarkan kliennya telah melaporkan oknum geuchik Pante Raja ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Barat Daya pada, Rabu, 24 Juni 2020.

Iswandi mengaku kliennya sudah megantongi bukti laporan dengan Nomor: SKTBL/37/VI/RES.1.24./2020/SPKT yang dilaporkan oleh Usman selaku korban pemalsuan tanda tangan yang diduga dilakukan oleh oknum Kades Pante Raja Kecamatan Manggeng.

Iswandi menjelaskan, dugaan pemalsuan tanda tangan ini terdapat dalam laporan pertanggungjawaban anggaran pendapat dan belanja desa tahun anggaran 2017.

Dalam laporan ini terdapat bumbuhan tanda tangan Usman padahal dia tidak pernah melakukannya apalagi mengerjakan. Klien kita merasa dirugikan lantaran tanda tangannya dipalsukan sebagai pekerja pembuat Pagar Mesjid," ujar Iswandi.

Berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 15 Juni 2020 di SPKT Polres Aceh Barat Daya, Usman mengaku tidak pernah menandatangani laporan untuk pekerjaan pembuatan pagar masjid seperti dalam Laporan pertanggungjawaban dana tersebut."Sehingga klien kita merasa dirugikan dan melaporkan hal ini kepada polisi," sebutnya.

Iswandi menerangkan, jika benar oknum Kades melakukan pemalsuan tanda tangan seperti yang dilaporkan kliennya, hal itu telah melanggar Pasal 263 KUHP."Dengan ancaman 6 tahun penjara," sebutnya.

Menurut Iswandi, Usman bukan satu-satunya warga yang melaporkan oknum geuchik ini kepada Polisi, namun beberapa korban lain juga akan melayangkan laporan serupa kepada Polisi.

"Yang lainnya akan menyusul membuat laporan pengaduan ke polisi dan YLBH AKA siap mendampingi bila ada pelapor tambahan terkait pemalsuan tanda tangan ini," katanya. (RZ)

Rubrik:Hukum