Gerebek Tambang Emas Ilegal di Aceh Barat, Polisi Tangkap 1 Pelaku, 5 Berhasil Kabur

Gerebek Tambang Emas Ilegal di Aceh Barat, Polisi Tangkap 1 Pelaku, 5 Berhasil Kabur

MEULABOH, Metropolis.id Petugas Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat menggerebek lokasi penambangan emas ilegal di kawasan aliran Sungai Krueng Cahop Angkup Mesjid, Desa Antong, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan satu pelaku dan sejumlah alat bukti. Sementara lima pelaku lain berhasil kabur dari sergapan petugas.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda, S.I.K melalui Kabagops AKP Ikmal mengatakan, pelaku penambang emas ilegal menggunakan alat berat yang diamankan berinisial IM (32). Tersangka diamankan pada 11 September 2020 kemarin.

"Kita dapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 15.00 WIB tentang adanya aktivitas penambangan liar, kemudian langsung turun dan menangkap satu orang penambang emas yang sedang bekerja," kata AKP Ikmal, Rabu (16/9).

Sementara lima pelaku lain, kata dia, berhasil kabur saat penyergapan. Selain mengamankan 1 pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit alat berat exavator, 1 kotak putih plastik berisikan emas bercampur pasir, 3 lembar karpet warna hijau yang digunakan dan satu buat alat indang emas terbuat dari kayu.

"Saat ini alat berat tersebut diamankan di Polsek Mereubo. Pelaku yang sudah ditangkap disangkakan dengan pasal 158 UU.RI.No 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp100 miliar," katanya.

Rubrik:Hukum