PT SBA HUT metropolis

Mengaku Sering Dianiaya,

Gadis 16 Tahun di Aceh Utara Polisikan Ayah dan Ibu Tirinya

Gadis 16 Tahun di Aceh Utara Polisikan Ayah dan Ibu Tirinya

LHOKSUKON, METROPOLIS.id Seorang gadis berinisial N (16) asal Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara melaporkan ayah dan ibu tirinya ke Polres Aceh Utara atas dugaan penganiayaan.

Dari laporan itu, personel Sat Reskrim Polres Aceh Utara kemudian mengamankan pasangan suami istri berinisial AM (60) dan R (45). Keduanya kini mendekam di ruang tahanan Mapolres setempat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Rustam Nawawi membenarkan kejadian ini.

"Penganiayaan yang dilaporkan korban terjadi pada Minggu 21 Juni 2020 tepat di depan rumah pasutri yang kini jadi tersangka," kata Rustam, Selasa (7/7/2020)..

Sementara itu, Kanit PPA Sat Reskrim Bripka T Ariandi menambahkan, korban mengaku dianiaya oleh ibu tiri dan ayah kandungnya.

Mirinya lagi, penganiayaan itu terjadi di depan mata ibu kandung korban Mar (52).

“Sebelumnya korban dan pelaku R terlibat adu mulut, kemudian datang AM membawa potongan kayu dan menyerahkannya pada R untuk memukul korban, bahkan AM juga ikut memukul anaknya itu dengan tangannya,” ujar Bripka T Ariandi.

Setelah pemukulan itu, datang seorang saksi AZ melerai kejadian itu dan menyuruh korban pulang. Namun karena baru saja dipukuli, korban tidak bisa mengendarai sepeda motornya, sehingga korban dan ibunya dibawa AZ ke rumah geuchik.

“Karena diketahui keributan disertai kekerasan antara korban dan pelaku sudah sering terjadi, perangkat desa setempat mengarahkan korban dan ibu kandungnya untuk membuat laporan Polisi,” ujarnya.\

Pihaknya, kata dia, juga telah memiliki surat Visum Et Referum dari kejadian penganiayaan yang dialami korban.

Rubrik:Hukum
DPRK ABES HUT METROPOLIS
Pemkab Asel hut metropolis
PUPR ACEH BARAT HUT METROPOLIS
IKLAN PLN