Dua Kurir Sabu Ditangkap di Bandara SIM Aceh Besar, Sembunyikan 2 Kg Sabu dalam Sepatu

Dua Kurir Sabu Ditangkap di Bandara SIM Aceh Besar, Sembunyikan 2 Kg Sabu dalam Sepatu

BANDA ACEH, METROPOLIS.id | Dua kurir narkoba diciduk petugas di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Balang Bintang, Aceh Besar saat hendak menyelundupkan 2 Kg sabu ke Jakarta.

Tersangka berinisial MN (23), warga Aceh Utara dan FU (28), warga Kabupaten Bireuen. Keduanya ditangkap pada Kamis (9/1/2020), saat hendak terbang ke Jakarta menggunakan pesawat Lion Air.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Resnarkoba Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK mengatakan, tersangka MN dan FU diamankan atas kecurigaan petugas Avsec pada saat keduanya melintasi pintu X-Ray.

"Pada saat dilakukan pemeriksaan badan, petugas Avsec tidak menemukan barang bukti, namun kecurigaan beralih ke sepatu milik MN, dan petugas memerintahkan untuk membuka sepatu," kata Boby, Jumat (10/1/2020).

Hasilnya, kata Boby, dari dalam sepatu tersangka MN didapatkan 4 paket sabu dengan berat 1 Kg yang terbungkus kertas bening.

"Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap tersangka FU, dan didapatkan 5 paket sabu seberat 1 kg," kata Boby.

Selanjutnya, petugas Avsec Bandara menghubungi personel Pos Pol Bandara dan mengamankan kedua orang tersebut di Polsek Kuta Baro.

"Hasil keterangan dari kedua tersangka, pengambilan sabu tersebut oleh MN dan FU pada 02 Januari kemarin dengan cara dihubungi oleh tersangka TK yang saat ini ditetapkan sebagai DPO. TK sendiri berperan sebagai pengarah atau pemandu" terang Boby.

Tersangka TK, kata dia, menjanjikan upah sebesar Rp.40 juta kepada MN dan FU bila barang haram itu sampai ke tujuan untuk dititipkan kepada pemesan lainnya.

"TK berperan sebagai pemesan barang untuk dijual kepada orang lain. Sementara upah yang telah diterima oleh kedua tersangka dari TK dengan cara ditransfer sebesar Rp.500 ribu sebagai upah awal," kata Kompol Boby.

"Kedua tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (2), dari UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara," kata Boby.

Rubrik:Hukum