Lebaran SBA

Diwarnai Aksi Kejar-kejaran Hingga Tembakan Peringatan, Polisi Bekuk Pencuri Ternak Sapi di Pidie

Diwarnai Aksi Kejar-kejaran Hingga Tembakan Peringatan, Polisi Bekuk Pencuri Ternak Sapi di Pidie
Tersangka pencuri ternak sapi saat dimintai keterangan oleh penyidik Polres Pidie, Rabu (5/5/2021).

metropolis.id Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie membekuk pencuri ternak sapi saat beraksi, Selasa (3/5/2021). Pengangkapan ini diwarnai dengan aksi kejar-kejaran dan tembakan peringatan.

Kasat Reskrim Polres Pidie,  AKP Ferdian Candra. SH, mengatakan satu orang tersangka berinisial SA alias Si Bit warga Gampong Lueng Dama, Kecamatan Delima, Pidie berhasil ditangkap. Sementara empat tersangka lainnya berhasil melarikan diri.

Empat pelaku yang melarikan diri yakni,  FZ (30) warga Beureuneun, Kecamatan Mutiara;  RK (24) warga Blang Paseh Kota Sigli; BO (38) warga Keumala; dan BG (38) warga Pidie.

 “Komplotan ini melakukan aksi di Kecamatan Titeu, Kabupaten Pidie,” kata AKP Ferdian, Rabu (5/5/2021).

Polisi awalnya mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya aksi pencurian sapi pada Selasa malam (4/5/2021), di kawasan Teumpeudeng, Kecamatan Titeu. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan mobil Daihatsu Xenia.

Polisi yang mendapat laporan lalu bertemu dan membuntuti mobil pelaku. Saat hendak ditangkap, kata dia, para pelaku berusaha melarikan diri dan terjadi aksi kejar-kejaran dan tembakan peringatan.

Mobil milik tersangka akhirnya berhasil dihentikan setelah diserempet dan menabrak tiang listrik di kawasan Gampong Langgo, Kecamatan Pidie.

"Malam itu mereka berusaha lari dan meninggalkan mobil dan lembu, " kata Kasat.

Pelaku berinisial SA, kata dia, berhasil ditangkap saat keluar dari lokasi persembunyiannya.

“Pelaku SA sembbunyi di pematang sawah. Dia ditangkap saat keluar dan membersihkan badannya di sebuah balai. Sedangkan empat pelaku lainnya melarikan diri dan tidak berhasil ditangkap. Mereka berempat jadi buronan kita," papar Ferdian.

Polisi, kata dia, berhasil menyita satu unit mobil Xenia BL 1435 PG, seekor lembu, dan sejumlah bukti lainnya dalam pengungkapan ini.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-1 dan ke-4 jo pasal 362 KUHPidana dengan ancaman kurungan paling lama 7 tahun,” katanya.