Breaking News

Diresmikan Bupati, Panti Jompo Bireuen Jadi Tempat Karantina Dokter dan Tenaga Medis Positif Covid-19

Diresmikan Bupati, Panti Jompo Bireuen Jadi Tempat Karantina Dokter dan Tenaga Medis Positif Covid-19

BIREUEN, metropolis.id Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, telah selesai menjalani isolasi mandiri selama 14 hari setelah dinyatakan positif Corona sesuai hasil swab.

Ia pun mengawali aktivitasnya dengan meresmikan Panti Sosial Tresna Werdha Balai Kasih, Bireuen atau lebih dikenal Panti Jompo Bireuen di Desa Cot Bada, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sebagai tempat karantina dokter dan tenaga medis di Kabupaten Bireuen yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Diketahui, gedung di bawah Dinas Sosial Bireuen ini sejak beberapa waktu lalu sudah kosong.

Turut hadir saat peresmian ini Kadiskes Bireuen, Direktur RSUD Bireuen, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 dan undangan lainnya, termasuk pengurus TP PKK Bireuen.

Sebelumnya sejumlah ruangan di Panti Jompo ini sudah diperbaiki untuk persiapan sebagai tempat karantina ini, termasuk menambah fasilitas seperti ranjang tidur maupun televisi.

Ruang Seuramoe Medika 69 dikhususkan untuk tenaga medis yang positif covid-19.

Menurut Bupati, saat ini ada sejumlah tenaga medis dari RSUD dan lainnya positif Covid-19. Hal ini sesuai hasil swab, maka mereka dipersilakan untuk istrahat atau menjalani isolasi mandiri di ruangan itu.

Dengan demikian tak bercampur lagi dengan orang-orang terdekat lainnya yang negatif, termasuk dengan istri, anak dan keluarga dekatnya.

"Semoga dengan adanya tempat ini, dapat membantu dan memudahkan tenaga medis yang positif. Ruangan ini  disediakan mengingat penyebaran covid-19 sudah meluas dan sudah ada yang positif covid-19,” kata Bupati.

Direktur RSUD Bireuen, dr Amir Addani MKes, 21 kamar di Panti Jompo itu sudah disiapkan fasilitas pendukung.

Sumber dana RSUD Bireuen. Begitu juga untuk tenaga medis yang istirahat di sana, biaya makan juga ditanggulangi RSUD Bireuen.

Rubrik:BIREUEN