Dedi, Korban Kebakaran Rumah di Aceh Tenggara Butuh Perhatian

Dedi, Korban Kebakaran Rumah di Aceh Tenggara Butuh Perhatian

KUTACANE.Metropolis.id Dedi Putra, korban kebakaran di Desa Jongar, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, membutuhkan perhatian dari dermawan dan pemerintah daerah setempat.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu mengaku kesulitan untuk bangkit dan membangun kembali rumahnya yang hangus terbakar pada 17 Agustus 2020 lalu.

Rumah milik keluarga Dedi Putra yang dibangun dari hasil sumbangan warga dan pemerintah Aceh Tenggara.

Memang, kini Ia dan keluarga sudah membangun rumah berbahan kayu hasil sumbangan dari warga desa dan Dinas Sosial Aceh Tenggara, yang terkumpul senilai Rp 9 juta. Rumah berukuran 5x6 itu pun kini sudah Ia tempati bersama istri dan tiga anaknya.

“Rumah yang kami dirikan saat ini belum bisa dikatagorikan sudah rampung, tapi sudah kami tempati,” kata Dedi, Selasa (13/10/2020).

Saat membangun rumah itu, kata Dedi, Ia terpaksa meminjam uang ke sanak familinya karena dana sumbangan yang ia terima tidak mencukupi.

"Saya meminjam uang family senilai Rp 1,7 juta untuk tambahan membangun rumah. Dan saat ini mereka pun sudah sangat butuh untuk diganti,” katanya.

“Dengan keadaan saat ini, tak mungkin kami dapat menganti uang sanak family yang dipinjam. Kami berharap ada orang yang bisa membantu,” tambah Dedi.

Untuk diketahui, musibah kebakaran yang menimpa Dedi Putra terjadi pada 12 Agustus 2020 lalu, sekira pukul 17.00 WIB. Si jago merah melahap semua rumah yang selama ini ditempati oleh korban. Selain membakar rumah, api juga membakar uang Rp 2,4 juta, surat-surat berhraga, serta peralatan rumah tangga lainnya.

Rubrik:Aceh Tenggara