Cabuli Istri Tetangga, Penjahat Kelamin Diciduk Polisi di Banda Aceh

Cabuli Istri Tetangga, Penjahat Kelamin Diciduk Polisi di Banda Aceh

BANDA ACEH, METROPOLIS.id | HM (40) warga salah satu gampong di Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh ditangkap Polisi. HM diduga mencabuli tetangganya SU (41).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP M. Taufiq, SIK , MH didampingi Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani, S.TrK mengatakan pelecehan seksual ini menimpa korban pada hari Senin (20/4/2020) sekitar jam 03.00 WIB dini hari di rumah korban.

"Korban pada saat kejadian sedang tertidur di kamarnya, tiba-tiba pelaku HM langsung masuk ke rumah korban dan menuju ke kamar serta melakukan pelecehan terhadap korban dengan cara meraba - raba tubuh korban," kata Kasat Reskrim.

Korban yang sadar dengan aksi pelaku tiba - tiba terbangun dari tidurnya dan mencoba mengejar pelaku yang sudah berada di ruang tamu dalam posisi tidak menggunakan busana.

"Karena korban takut dianiya oleh pelaku, korban berteriak meminta bantuan tetangga, namun pelaku telah melarikan diri dari pintu belakang," katanyam

"Korban mengenali pelaku yang merupakan tetangga korban," tambah Taufiq.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polresta Banda Aceh sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LPB/194/IV/YAN.2.5/2020/SPKT tanggal 20 April 2020 guna dilakukan tindakan lebih lanjut.

"Berdasarkan LPB yang dilaporkan oleh korban, kami membentuk tim untuk mengungkap keberadaan pelaku dengan melengkapi mindik sesuai dengan prosedur hukum," kata Taufiq.

Keberadaan pelaku akhirnya tercium oleh personel PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh. Kanit PPA beserta personel langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku HM pada hari Jumat (15/5/2020) di kawasan Komplek Budha Suchi, Gampong Panteriek, Banda Aceh.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 46 Qanun Nomor 6 tahun 2014, setiap orang yang dengan sengaja melakukan Jarimah pelecehan seksual, diancam dengan ‘Uqubat Ta’zir cambuk paling banyak 45 kali atau denda paling
banyak 450 gram emas murni atau penjara paling lama 45 (empat puluh lima) bulan," pungkas M. Taufiq.

Rubrik:Hukum
PT SBA