Buka Bimtek Aparatur Desa di Medan, Bupati Raidin: Jangan Ada Perangkat Desa yang Berkeliaran dan Masuk Tempat Hiburan!

Buka Bimtek Aparatur Desa di Medan, Bupati Raidin: Jangan Ada Perangkat Desa yang Berkeliaran dan Masuk Tempat Hiburan!

Metropolis.id Ratusan Perangkat desa di Aceh Tenggara mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) aparatur pemerintah desa se-Aceh Tenggara (Agara).

Bimtek yang dilaksanakan oleh Lembaga Pusat Studi Pengembangan Eksekutif dan Legislatif (Puskulatif) itu, berlangsung, di Hotel Santika Dyandra, Kota Medan, Sumatera Utara, sejak tanggal 16 hingga 26 Oktober 2020.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Aceh Tenggara, Rainin Pinim, Sabtu (17/10/2020).

Dalam sambutannya, Raidin Pinim mengingatkan agar apartur desa yang tegah mengikuti kegiatan tersebut tidak berkeliaran atau masuk ke tempat-tempat hiburan.

Jika kedapatan perangkat desa berkeliaran atau masuk ke tempat hiburan selama pelaksanaan bimtek, kata Raidin, perangkat desa tersebut akan diberikan sanksi tegas.

“Jika kepala desa, akan di non aktifkan,” tegas Raidin saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Selaku pimpinan daerah, Raidin mengapresiasi adanya bimtek bagi aparat desa, karena kegiatan ini dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan sinkronisasi dan mengembangkan kerjasam serta bergotong royong untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa menuju yang lebih sejahtera.

“Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, memposisikan desa bukan lagi sebagai obyek sasaran pembangunan,tetapi harus sebagai subyek yang berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Panitia Penyelenggara Bimbingan Teknis (Bimtek) Percepatan Penataan Kewenangan Desa Kabupaten Aceh Tenggara, Adil Akhyar, SH, LLM, PhD, mengatakan, bimtek desa ini diikuti sebanyak 330 aparatur desa.

“Terbagi tiga gelombang dan dilaksanakan dari 16 s/d 29 Oktober 2020,’ katanya.

Pada gelombang pertama ini, kata dia, terdiri dari 5 kecamatan yakni, Kecamatan Ketambe, Darul Hasanah, Badar, Deleng Pokhison dan Lawe BulanBulan.

“Jumlah peserta yang hadir sejumlah 440 peserta dari 110 desa, katanya. 

Rubrik:Aceh Tenggara