Breaking News

BNNP Jatim Musnahkan 5,26 Kilogram Sabu dari Jaringan Aceh dan Tanjung Pinang

BNNP Jatim Musnahkan 5,26 Kilogram Sabu dari Jaringan Aceh dan Tanjung Pinang

METROPOLIS.id | Sebanyak 5,26 Kilogram atau 5.260 gram sabu yang disita dari hasil ungkap dua jaringan peredaran narkotika jenis sabu dimusnahkan BNNP Jawa Timur, Selasa (26/11/2019) pagi.

Sabu senilai Rp 7,5 miliar itu didapat dari jaringan asal Aceh dan Tanjung Pinang Sumatera.

Masing-masing sabu seberat 1,1 Kilogram didapat dari dua tersangka yakni Rizal (35) warga Sidoarjo dan Jufri (38) warga Cot Geleumpang, Aceh yang terpaksa ditembak mati oleh petugas karena melawan saat ditangkap pada 24 September 2019 lalu.

Sementara barang bukti sabu sebesar 4,16 Kilogram disita dari seorang kurir asal Madura yang mengambil paket sabu dari Malaysia di Tanjung Pinang Sumatera.

Kurir bernama Safiih (32) , warga Desa Korogan Timur kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan ditangkap saat berada di Jalan Tol Warugunung Sidoarjo, Jumat (24/10/2019) lalu.

"Kami sita barang (sabu) tersebut dari dua jaringan. Tiga tersangka satu di antaranya kami lakukan tindakan tegas terukur," kata Kepala BNNP Jatim, Brigjend Pol Bambang Priyambadha,Selasa (26/11/2019).

Dari pengakuan, baik Rizal maupun Safiih dijanjikan uang oleh para bandar yang mengendalikan mereka.

"Rizal ini dapat upah Rp 1 juta per 100 gram yang berhasil didistribusikan. Kalau Safiih mendapat upah Rp 5 juta sekali antar barang," tambahnya.

Petugas BNNP Jatim tidak akan berhenti sampai di sini dalam upaya pemberantasan peredsran narkotika.

Hal itu ditegaskan Bambang saat hendak memusnahkan barang bukti sabu di halaman kantor BNNP Jatim.

"Kerja tim bidang pemberantasan itu seperti kegiatan Satlantas. Semakin aktif maka semakin banyak hasil yang didapat. Tentu akan kami profiling beberapa aktifitas bandar yang mengedarkan barangnya khususnya di Jawa Timur," tandas Jendral Polisi bintang satu di pundak itu.


 

Rubrik:Hukum
Sumber:SURYA.CO.ID
PT SBA