BMKG Edukasi Siswa Tiga Sekolah di Pidie Soal Mitigasi Bencana

BMKG Edukasi Siswa Tiga Sekolah di Pidie Soal Mitigasi Bencana
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin memberikan arahan pada pelatihan mitigasi bencana bagi siswa di SMPN 1 Kota Sigli, Selasa (23/11/2021).(Foto: T. Satria)

Metropolis.id Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar menggelar pelatihan mitigasi bencana bagi siswa pada tiga sekolah di Kabupaten Pidie, Selasa (23/11/2021).

Kegiatan mitigasi bencana untuk siswa di Kabupaten Pidie tersebut mengambil tema 'BMKG Geofisika Stasiun Aceh Besar Goes To School'.

Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin mengatakan, mitigasi bencana bagi siswa pada tiga sekolah merupakan tindaklanjut dari kegiatan sekolah lapang gempa bumi yang telah dilaksanakan sebelumnya di Kabupaten Pidie.

Ditambahkan, tujuan kegiatan tersebut untuk membangunan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami sejak dini.

"Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan sekolah lapang gempa bumi yang telah kita lakukan sebelumnya di Pidie," katanya.

Pada kegiatan pelatihan mitigasi bencana untuk sekolah, tambahnya lagi, menargetkan tiga sekolah di Kabupaten Pidie, yakni SDN 5, SMPN 1 dan SMAN 3 Unggul Kota Sigli.

Pihaknya juga berharap dari pelatihan tersebut terdapat tindak lanjut mitigasi bencana di sekolah.

"Untuk tiga sekolah yang diberi muatan mitigasi bencana, kami berharap adanya tindak lanjut pihak sekolah terkait pemahaman bencana gempa dan tsunami pada seluruh peserta didik," harapnya.

Kepala SMP 1 Sigli Anarita menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, yang telah menunjuk SMPN 1 sebagai target kegiatan pelatihan mitigasi bencana di Kabupaten Pidie.

"Kami mengucapkan terima kasih sekolah kami dipilih untuk dilatih mitigasi bencana, dan kami sudah mempersiapkan guru serta anak didik kami untuk sadar bencana," imbuhnya.

Pada pelatihan mitigasi bencana bagi siswa tersebut, terdapat dua pemateri diantaranya, Jamaluddin dari BPBD Pidie dan Vriesland Haris Banyunegoro dari Stasiun Geofisika Aceh Besar.

Rubrik:Pidie