BKPSDM Surati Kejari Singkil Terkait Proses Hukum Kadiskes Aceh Singkil

BKPSDM Surati Kejari Singkil Terkait Proses Hukum Kadiskes Aceh Singkil
Salinan surat BKPSDM ke Kejari Singkil yang beredar di masyarakat.(Foto: IST).

SINGKIL, METROPOLIS.ID Kasus dugaan perambahan hutan produksi yang menyeret Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, EW (54), membuatnya terancam dicopot dari jabatan.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Singkil, telah melayangkan surat ke Kejaksaan Negeri Singkil terkait proses hukum yang kini dijalani oleh EW.

Surat dengan Nomor: Peg.800/1178/2020 tertanggal 07 Oktober 2020 Perihal Permintaan Salinan Surat Penahanan EW tersebut, kini beredar luas di masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Singkil melalui Kasi Pidum, Lili Suparli dikonfirmasi Metropolis.id membenarkan jika Pemkab Aceh Singkil dalam hal ini BKPSDM telah mengajukan surat tersebut.

"Benar, surat ada kita terima pada tanggal 15 Oktober 202 kemarin. sudah kita balas dan kita berikan terkait data yang dimintakan lihak BKPSDM," kata Lili.

Terpisah, Kepala BKPSDM Kabupaten Aceh Singkil melalui Kabid Pengembangan Sumberdaya Aparatur, Rahman, juga membenarkan ihwal surat tersebut.

"Setelah didapat datanya nanti tim akan berkerja untuk melakukan proses selanjutnya," kata Rahman.

Tim ini sendiri, kata dia, diketuai oleh Sekda Aceh Singkil, Asisten I, inspektur, bidang hukum serta BKPSDM.

"Tim yang akan melakukan kajian, serta mengeluarkan keputusan terkait dengan status EW sebagai salah satu Aparatur Sipil Negara dan jabatan yang saat ini beliau emban," tutupnya.

Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid ketika dikonfirmasi terkait dengan hal tersebut menyampaikan, jika saat ini tim sedaang berkerja serta melakukan kajian dan evaluasi untuk status EW.

"Jika sudah selesai, hasilnya akan disampaikan ke saya dan kita akan lakukan tindakan selanjutnya. Mudah-mudahan hasilnya adalah yang terbaik bagi daerah kita," katanya.

Diketahui, kasus dugaan perambahan hutan produksi yang menyeret Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, EW (54) dan seorang terdakwa lainnya berinisial AS (56), mulai disidangkan oleh Pengadilan Negeri Singkil, Kamis kemarin (8/10/2020).

Sidang perdana itu digelar di ruang sidang II Candra, dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Singkil.

Rubrik:Aceh Singkil