PT SBA HUT metropolis

Bakar Lemang, Tradisi Suku Alas dan Gayo di Aceh Tenggara Sambut Lebaran

Bakar Lemang, Tradisi Suku Alas dan Gayo di Aceh Tenggara Sambut Lebaran

KUTACANE, metropolis.id Mungkin tidak semua daerah di Indonesia memiliki tradisi khusus untuk menyambut Hari Lebaran.

Namun, ada beberapa daerah di Nusantara memiliki tradisi khusus yang dilakukan sebelum, saat lebaran dan sesudah lebaran.

Seperti tradisi bakar lemang di Kabupaten Aceh Tenggara. Mayoritas masyarakat di sana memasak lemang untuk disajikan santapan saat lebaran.

Penganan yang dalam bahasa Alas disebut Khikis tersebut merupakan kue yang terbuat dari beras ketan, yang dimasukkan ke dalam bambu dengan dilapisi daun pisang. Cara memasak penganan ini adalah dibakar atau dipanggang di atas bara api hingga matang.

Untuk diketahui, makanan tradisional itu telah menjadi tradisi di Aceh Tenggara dalam penyambutan hari besar Islam Idul Adha.

Dari jumlah populasi penduduk berkisar 221.684 jiwa yang terdiri 13 etnis suku yaitu, Alas, Gayo, Batak, Karo, Minangkabau, Singkil, Aceh, Mandailing, Jawa, Sunda, Nias, Melayu dan Tionghoa, khusus bagi suku Alas dan Gayo men tradisikan menanak lemang sebagai makanan penyambutan hari besar Islam tersebut.

Tak ayal, sehari sebelum hari besar Islam tersebut polusi udara yang berada di sekitar wilayah itu dipenuhi dengan asap berasal dari kayu api yang hampir 60% jumlah penduduk secara serentak menanak lemang.

Menurut presepsi masyarakat setempat, menanak lemang sudah ada sejak kepemimpinan Raja Pertama Tanoh alas yaitu Khaje Dewe (Maulana Malik Ibrahim). Raja tersebut adalah orang pertama mengembangkan agama Islam di wilayah yang kelilingi oleh gunung Leuser tersebut.

Menurut salah satu warga, Ramsatin Pios, mengatakan menanak lemang di hari besar umat Islam sudah menjadi tradisi bagi suku Alas dan Gayo di Aceh Tenggara.

"Sungguh jadi suatu kebanggaan suku Alas dan Gayo untuk merayakan hari kebesaran Islam dengan secara serentak menanak lemang, kata Ramsatin, Kamis,(30/7/2020).

"Tradisi unik berbeda dari daerah lain yang ada di Aceh itu, sangatlah pantas untuk dibanggakan," katanya.

Rubrik:Aceh Tenggara
DPRK ABES HUT METROPOLIS
Pemkab Asel hut metropolis
PUPR ACEH BARAT HUT METROPOLIS
IKLAN PLN