Baitul Mal Pidie Diduga Salurkan Zakat Tanpa Komisioner

Baitul Mal Pidie Diduga Salurkan Zakat Tanpa Komisioner
Ketua Baitul Mal Kabupaten Pidie, Zulkifli

SIGLI, Metropolis.id Baitul Mal Kabupaten Pidie, telah menyalurkan zakat dari guru SMA dan SMK pada Juni 2020 lalu. Ada dugaan penyaluran zakat tersebut tidak sesuai aturan, sebab dilakukan sebelum adanya komisioner di lembaga tersebut.

Informasi dihimpum metropolis.id, zakat dari guru SMA dan SMK di Kabupaten Pidie dikutip oleh Baitul Mal Provinsi Aceh. Lalu, dana zakat itu dikirim ke rekening Baitul Mal Kabupaten Pidie, untuk disalurkan kepada yang berhak.

Jumlah dana yang dikirim oleh Baitul Mal Aceh disebut-sebut mencapai Rp 1.061.770.993. Dana itu disalurkan kepada 1.162 penerima manfaat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie. Setiap orang menerima Rp 1 juta.

Belakangan, warga menilai jika penyaluran itu melanggar aturan dan tidak dibenarkan, sebab dilakukan oleh Baitul Mal Kabupaten sebelum dilantiknya komisioner.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt)  Sekretaris Baitul Mal Kabupaten Pidie, Zulfikar, tidak benar jika zakat dari guru SMA dan SMA dari provinsi disurkan oleh Baitul Mal Kabupaten Pidie. Pihaknya, kata dia, hanya menyediakan data dan ikut mendampinginya.

"Benar memang zakat itu sudah disalurkan, tapi langsung disalurkan Baitul Mal Provinsi Aceh. Kita hanya menyiapkan data dan mendampingi saja, " jelasnya, Selasa (13/10/2020).

“Jika ada yang menuding zakat itu disalurkan oleh Baitul Mal Kabupaten Pidie, tidak benar. Kalau kita salurkan juga bertentangan dengan aturan. Lagian pada Juni 2020 kita belum ada komisioner Baitul Mal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Pidie, Tgk Zulkifli mengatakan, pihaknya tidak mengetahui persoalan tersebut. Sebab, saat penyaluran mereka belum dilantik dan bekerja di Baitul Mal.

“Setelah saya tanya ke Plt Sekretaris, zakat tersebut sudah disalurkan oleh Baitul Mal Provinsi Aceh. Jadi mereka yang salurkan kepada yang berhak," paparnya.

Di sisi lain, pria yang akrab disapa Abidon ini meminta ke depan agar zakat dari guru SMA dan SMK disalurkan oleh Baitul Mal Kabupaten Pidie.

“Saya pikir harus dikembalikan ke kabupaten dana yang sudah dikutip oleh Baitul Mal provinsi. Sehingga datanya bisa diverifikasi ulang berhak atau tidak penerimanya," pintanya.

Rubrik:PIDIE