Awas! Penipuan Catut Nama Kapolresta Banda Aceh, Sasaran Kadis hingga Kades

Awas! Penipuan Catut Nama Kapolresta Banda Aceh, Sasaran Kadis hingga Kades
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto (Foto: ANTARA)

BANDA ACEH, METROPOLIS.id | Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap upaya penipuan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang mencatut namanya.

Itu disampaikan Trisno setelah dirinya mendapat laporan ada orang tidak bertanggung jawab yang mencatut nama dan gambar dirinya.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH mengatakan, modus yang dilakukan pelaku adalah menghubungi korban dan meninta sejumlah uang dari kepala dinas  (kadis) hingga kepala desa (kades).

Baca: Catut Nama Kasat Resnarkoba Aceh Besar, Penipu Raup Rp 50 Juta dari Istri Tersangka Narkoba

‘’Saya mengingatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari para pejabat, kepala instansi, camat, hingga kepala desa, jangan sampai menjadi korban penipuan. Apalagi kalau ada yang menghubungi menggunakan nomor seluler mengatasnamakan saya, ini tidak benar dan saya tidak pernah hubungi siapapun untuk meminta sejumlah uang," kata Trisno, Minggu (16/2/2020).

Selama, kata Trisno, sudah ada korban yang dicoba oleh oknum yang mengatasnamakan dirinya serta meyakinkan korban dengan memasang photo profil pada seluler pelaku. Hanya saja, kata dia, pelaku belum berhasil mengelabui korban.

“Korban sudah ada yang dihubungi oleh pelaku, namun belum berhasil karena korban langsung konfirmasi ke Polresta,” katanya.

Bila mendapatkan telfon dari orang yang mengaku Kapolresta Banda Aceh,  Ia meminta segera laporkan ke Polresta Banda Aceh. “Atau bisa konfirmasi langsung ke nomor telfon Pelayanan Polresta Banda Aceh di nomor 0811-6781-110 terang,” Kombes Pol Trisno Riyanto.

Kata dia, aksi penipuan bermodus mengatasnamakan pejabat kepolisian rawan terjadi disaat masa transisi kepindahan sorang pejabat kepolisian.  Termasuk juga kepindahan jabatan Kapolda Aceh, para direktorat dan para kapolres serta perwira lainnya di lingkungan Polda Aceh saat ini.

‘’Saat masa transisi rawan dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan pejabat Kepolisian lama maupun pejabat baru. Makanya harus kita antisipasi dulu dengan memberikan imbau baik melalui media massa maupun media sosial,’’ kata Trisno.

Rubrik:Daerah