APBK Pidie Tahun 2022 Disahkan Rp 1,991 Triliun, Abusyik Apresiasi Saran dan Kritik Dewan

APBK Pidie Tahun 2022 Disahkan Rp 1,991 Triliun, Abusyik Apresiasi Saran dan Kritik Dewan

metropolis.id Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Tahun 2022, resmi disahkan menjadi qanun (perda) dalam paripurna yang berlangsung di DPRK Pidie, Rabu malam (17/11/2021).

Pengesahan ini ditandai dengan penandatanganan nota persetujuan oleh pimpinan DPRK Pidie dengan Bupati Pidie Roni Ahmad, MM serta Sekda Pidie H Idhami, M.Si.

Adapun struktur APBK Pidie tahun depan sesuai dengan hasil akhir pembahasan antara eksekutif dan legislatif yakni, pendapatan daerah disepakati sebesar Rp 1.991 triliun lebih.

APBK itu turun bandingkan dengan tahun 2021, dimana pada tahun 2021 APBK Pidie mencapai Rp 2,072 triliun lebih.

Bupati Pidie, Roni Ahmad atau biasa disapa Abusyik mengatakan, pengesahan APBK 2022 dilakukan setelah semua fraksi yang ada di DPRK menyetujui pengesahan tersebut dengan berbagai catatan dan saran yang disampaikan dalam pandangan akhir fraksi.

Roni Ahmad mengapresiasi kerjasama yang baik antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Banggar DPRK Pidie, sehingga APBK Pidie tahun 2022 bisa disahkan tepat waktu.

“Saran dan pendapat serta usul dari legislatif tentunya sudah diharapkan dari awal. Karena legislatif merupakan mitra pemerintah daerah dalam menjalankan roda sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Semua saran dan pendapat tersebut sangatlah berguna bagi pemerintah, sekaligus menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan  yang lebih baik di Kabupaten Pidie,” kata Roni Ahmad.

Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail juga memberikan apresisasi kepada Pemkab Pidie dan anggota DPRK yang telah mampu menyelesaikan pembahasan RAPBK Pidie 2022 tepat waktu. 

Rubrik:Pidie