Breaking News

Abrasi Ancam Pemukiman Warga dan Jalan Penghubung Antar Kecamatan di Aceh Barat

Abrasi Ancam Pemukiman Warga dan Jalan Penghubung Antar Kecamatan di Aceh Barat
Ancaman abrasi melanda pemukiman warga Desa Lhok Guci, Aceh Barat.

MEULABOH, METROPOLIS.id Ancaman abrasi melanda pemukiman warga Desa Lhok Guci, Aceh Barat. Saat ini, jarak antara bibir pantai dengan rumah warga hanya terpaut beberapa meter.

Selain itu, abrasi juga membuat jalan penghubung antara Kecamatan Pante Cermin dan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat nyaris putus.

 “Sejak curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir, ada dua rumah warga Lhok Guci yang terancam akibat kikisan sungai. Jalan antar kecamatan juga akan putus,” kata Kepala Desa Lhok Guci, , Aniza pada wartawan, Sabtu (24/10/2020).

Dua rumah yang terdampak abrasi itu, kata dia, masing-masing milik keluarga Tgk Tajudin dan Ismadion.

“Saat ini mereka sudah mengungsi ke desa tetangga karena khawatir rumah mereka akan jatuh ke sungai sewaktu-waktu,” katanya.

Pemilk rumah dan warga setempat, kata dia, meminta pemerintah melalui dinas terkait agar segera melakukan penanganan.

“Kita juga sudah mebuat proposal ke dinas terkait, namun belum ada titik terang. Jika penangananya terlambat, jalan Meulaboh- Pante Cermin akan putus dan rumah warga akan ambruk,” katanya.

Terpisah, Kadis PUPR Aceh Barat, Dr Kurdi mengatakan, untuk penanganan abrasi sungai Lhok Guci saat ini pihaknya tengah melakukan normalisasi sungai.

“Sudah kita pancang pohon kelapa guna mengalihkan arus aliran sungai mengggerus bibir tebing,” katanya.

“Tahun 2021 kita lihat setelah siap normalisasi sungai ini ,apa perlu  untuk kita buat permanen untuk tebing sungai ini atau cukup dengan memasang bronjong saja,” tutupnya.

Rubrik:Aceh Barat